Repdem Sumut : Edy Rahmayadi Gubernur Otoriter dan Pemarah

Wakil Ketua Bidang Politik DPD Repdem Sumut Rinto M Siagian
Wakil Ketua Bidang Politik DPD Repdem Sumut Rinto M Siagian

BUKAMATA.CO, MEDAN – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) organisasi sayap PDI Perjuangan menyayangkan sikap Gubernur Edy Rahmayadi yang melaporkan aktifis GMKI setempat ke polisi. Gubernur Edy Rahmayadi dinilai lebih peduli dengan nasib pagar pintu daripada nasib Danau Toba.

“Seharusnya Gubernur menuntut secara hukum perusahaan yang mencemari Danau Toba karena hal tersebut adalah keinginan masyarakat Sumut agar Danau Toba terbebas dari pencemaran” tegas Wakil Ketua Bidang Politik DPD Repdem Sumut Rinto M Siagian kepada bukamata.co Senin (6/8/2019).

Menurut Rinto, pengrusakan pintu pagar saat aksi unjuk rasa aktifis GMKI lalu seharusnya ditanggapi dengan santai tidak emosional oleh Edy Rahmayadi, karena kata Rinto lagi, dalam aksi massa dinamika di lapangan selalu berubah apa lagi pihak Pemprov Sumut selalu menganggap angin lalu terhadap tuntutan masyarakat.

Loading...

“Jadi wajar jika masyarakat marah dan merusak intinya masyarakat menginginkan kerja pemerintah daerah yang rill bukan omong doang, Seharusnya Gubernur sudah keluar dari kebiasaan sebagai seorang Jenderal dan sekarang memimpin masyarakat sipil yang tentu berbeda dalam lingkungannya Militer” tegas Rinto.

Edy Rahmayadi tegas Rinto harus bisa “move on” dari kebiasaan saat memimpin kesatuan milter karena saat ini gubernur itu sedang memimpin dan mengayomi masyarakat sipil dan kata dia tentu berbeda polanya dengan memimpin tentara.

“Selama ini cuma menerima perintah dengan ucapan “Siap Komandan”, dalam lingkungan sipil seorang pemimpin harus sanggup mendengarkan apa kata rakyat bukan sebaliknya berlaku otoriter” kata Rinto.

Menurut Rinto, Pemprov Sumut tak punya kepedulian dengan persoalan pencemaran di Danau Toba.

“Hal ini membuktikan bahwa Pemprovsu lebih peduli nasib pagar dari pada nasib keberlangsungan ekosistem Danau Toba, dan tentu hal tersebut tidak sejalan dengan keinginan pemerintah pusat yang ingin Danau Toba menjadi destinasi unggulan” kata Rinto.

Ditegaskan Rinto, Repdem Sumut akan menggalang kekuatan rakyat untuk melindungi dan melawan pencemaran di Danau Toba.

“Jika Pemprovsu menjadi pelindung perusahaan pencemar Danau Toba maka akan berhadapan dengan semua rakyat”
tegas Rinto.

Sikap arogan dan pemarah Edy Rahmayadi bagi Repdem Sumut menunjukkan watak Gubernur yang sedang belajar jadi Gubernur.

Editor Rikmal Hadi
Laporan Wilson

Loading...
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here