bukamata.co

Copyright © bukamata.co
All rights reserved
Desain by : sarupo

Polda Riau Tangkap Mobil Fuso Pengangkut Rokok Merk Luffman Sejumlah 344 Dus

Wadir Krimsus, AKBP Fibri Karpianto (Baju Putih) saat menerima Barang Bukti di Ditreskrimsus Polda Riau Selasa (5/5/2020)

BUKAMATA.CO, PEKANBARU - Sejumlah 344 dus rokok merk Luffman yang diangkut menggunakan mobil Fuso ditangkap Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau. Penangkapan itu dilakukan pada, Selasa, 05 Mei 2020 sekira pukul 03.00 Wib di Simpang Perawang Kabupaten Siak.

Dalam penangkapan itu, polisi juga menahan laki-laki bernama AS, (33), ia berperan sebagai sopir cadangan. Ia warga Jalan Pinggir Pasar Perdus, Kabupaten Serdang Berdagai, Provinsi Sumut.

Dan seorang lagi, laki-laki berinsial Sar, (30)  berperan sebagai orang yang mengawal barang. Dia warga Jalan Kesaktian, Kabupaten Kuala Tungkal, Provinsi Jambi.

Selain menahan para pelaku, aparat juga menyita Barang Bukti terdiri dari, 1 unit Mitsubishi Fuso Nomor Polisi BB 9024 LF.
Kemudian rokok merek Luffman sebanyak 344 Dus,  terdiri dari varian warna merah sebanyak 228 dus dan warna abu-abu sebanyak 116 dus.

Selain itu juga BB pendukung lainnya yakni 2 unit telepon genggam. Surat Jalan barang yang diangkut, dimana didalam tertulis berisi makanan ringan berupa ciki-ciki.

Kemudian pada pada Selasa 05 Mei 2020 pukul 19.00 Wib penangkapan itu diserah terimakan ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus bertempat di Kantor Dit Reskrimsus Polda Riau untuk pelimpahan perkara.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, pada, Kamis (7/5/2020) saat dikonfirmasi bukamata.co, membenarkan penangkapan tersebut.

"Perkara terkait dugaan tindak pidana di bidang Kesehatan dan/atau Perlindungan Konsumen dan/atau Perdagangan yaitu Setiap orang yang dengan sengaja memproduksi atau memasukkan rokok ke dalam wilayah negara kesatuan Republik Indonesia wajib mencantumkan peringatan kesehatan berbentuk gambar dan/atau Pelaku usaha dilarang memproduksi dan/atau memperdagangkan barang dan/atau jasa yang tidak memasang label atau membuat penjelasan barang yang memuat nama barang, ukuran, berat/isi bersih atau netto, komposisi, aturan pakai, tanggal pembuatan, akibat sampingan, nama dan alamat pelaku usaha " terang Narto panggilan akrabnya. Diterangkan Narto lagi, perbuatan para pelaku melanggar Undang-Undang RI No.7 tahun 2014 tentang Perdagangan, Juncto Pasal 55, 56 KUHP.

Narto kembali menegaskan, bahwa Polda Riau akan mengusut hingga tuntas kasus tersebut. "Tidak ada toleransi apapun tindak kejahatan apapun" tutup dia 

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait