bukamata.co

Copyright © bukamata.co
All rights reserved
Desain by : sarupo

Repdem : Indonesia Terserah, Semua Berawal Dari Pembangkangan Seorang Budi Karya Sumadi Mantan Pasien COVID-19

Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan

BUKAMATA.CO, JAKARTA - Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan (Menhub) dinilai pihak yang paling bertanggungjawab, lantaran masyarakat semakin berani melanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Budi Karya Sumadi membangkang perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena, kepala negara berulang kali menegaskan tidak ada pelonggaran atau relaksasi PSBB. 

Hal itu ditegaskan oleh Abe Tanditasik, Ketua Bidang Buruh, Dewan Pimpinan Nasional, Relawan Perjuangan Demokrasi, (DPN-Repdem) kepada bukamata.co, Kamis (21/5/2020) menanggapi tagar Indonesia terserah yang meramaikan jagat raya media sosial. Selain itu juga adanya terjadi penumpukan manusia di beberapa fasilitas publik.

"Jika sebahagian masyarakat coba-coba mengabaikan PSBB, itu dimulai #IndonesiaTerserah dengan pembukaan Bandara dan berjubelnya manusia hasil kerja Budi Karya Sumadi, Menhub yang sempat menjadi pasien Covid19 " tegas Abe, Kamis malam (21/5/2020).

Padahal, terang Abe, dr. Ketty Herawati Sultana yang merawat Menteri Perhubungan telah gugur karena melawan ganasnya virus Covid-19. Sementara kebijakan Budi bertolak belakang dengan perjuangan ratusan ribu tenaga medis di seluruh Indonesia dalam menangani Covid19 ini.

"Heran, padahal Presiden Jokowi berulang kali menegaskan tidak ada pelonggaran atau relaksasi PSBB. Namun, karena sang menteri yang mempelopori pembangkangan, jadilah masyarakat terprovokasi ulahnya " kecam Abe.

Jadi, kata Abe, dirinya tidak menyalahkan kejadian serbu Mall oleh masyarakat untuk belanja lebaran, maupun adanya video pertengkaran pemilik kendaraan mobil Camry plat polisi N 1 B yang viral di media sosial, serta kejadian lainnya.

"Termasuk 306.682 kendaraan mudik dalam tiga hari. Berbanding lurus dengan bertambahnya 973 orang positif Covid19 dalam sehari.  Semua berawal dari pembangkangan seorang Menhub : Budi Karya Sumadi. Hebat " kecam Abe kesal.

Bahkan kata Abe, dapat dikatakan bahwa Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi ini adalah penyebar Covid19 karena kebijakannya memberikan keleluasan beroperasinya kembali angkutan umum.

Hal itu, kata Abe, dibuktikan dengan pernyataan Corporate Communication & Community Development Group Head Dwimawan Heru, PT Jasa Marga, (Persero) Tbk dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, pada, Kamis (21/5/2020)

Dimana dalam artikel yang dimuat oleh ANTARA itu, selama periode H-7 sampai H-4 Lebaran 2020, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat total 306.682 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui arah Timur, arah Barat dan arah Selatan.

Meskipun Angka tersebut turun 59 persen dari lalu lintas (lalin) di periode Lebaran tahun 2019, namun kata Abe hal itu juga membuktikan bahwa adanya aktifitas mudik.

"Artinya, karena ulah si Budi, upaya pemerintah untuk memutus mata rantai penularan Covid-19, menjadi sia-sia. Wajar saja jika ada tagar Indonesis terserah. Dan akan meruntuhkan beban psikologis ratusan ribu tenaga medis yang berjuang melawan Covid-19 ini " tutup Abe.

Kebanyakan landasan pihak jasa transportasi untuk beroperasi angkutan umum ini berdasarkan Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Badan Nasional Penaggulangan Bencana (BNPB) tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang mengatur kebijakan mengenai larangan aktivitas mudik,

Kemudian Surat Edaran Nomor 31 Tahun 2020 Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan tentang Pengaturan Penyelenggaraan Transportasi Udara Selama Masa Dilarang Mudik Idul Fitri 1441 Hijriah Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait