bukamata.co

Copyright © bukamata.co
All rights reserved
Desain by : sarupo

Menyoal Bantuan Pemprov Riau, Warga RT 3 RW 2 Kelurahan Agro Wisata Merasa “Diprank” Kelurahan.

Potongan tangkapan layar Lampiran SK Gubernur Riau Nomor: kpts.848/V/2020

BUKAMATA.CO, PEKANBARU – Beberapa orang warga RT. 3/RW. 2 kelurahan Agro Wisata, kecamatan Rumbai Bukit, kota Pekanbaru, merasa dikerjai pihak kelurahan. Hal tersebut diungkapkan oleh Nuel, salah seorang warga disana terkait perasaannya yang merasa dikerjai oleh pihak kelurahan. “Kami diminta satu RT (sebanyak 63 Kepala Keluarga), untuk datang ke kantor Kelurahan tadi pukul 15.00 WIB. Dan diminta untuk photokopi Kartu Kepala Keluarga dan buku rekening. Ternyata sampai disana hanya untuk konfirmasi mereka tidak dampat bantuan dari provinsi tersebut. Jadi kami merasa kena kerjai atau kena prank,” ujarnya kepada Bukamata.co, Jumat (22/05/2020). 


Menurutnya, mengapa harus dipanggil seluruh warga, jika memang warga yang datang dan membawa persyaratan, tapi kemudian sampai di kantor lurah hanya dicheck data saja. “Jadi, setelah kami memphotokopi KK dan buku rekening, sampai disana hanya dilakukan check data. Hasilnya 63 warga kami dinyatakan tidak mendapatkan bantuan provinsi yang amat kami tunggu tersebut. Harusnya, jika hanya untuk check data, tidak perlu diminta seluruh warga untuk datang ke kantor Lurah,” imbuhnya.


Ditambahkan lelaki yang sedang duduk bersama rekannya tersebut bahwa, pernyataan tidak adanya nama-nama warga RT. 3 di dalam daftar calon penerima bantuan dijelaskan oleh ibu Iren, salah seorang pegawai di Kantor Lurah. Sementara itu, untuk bantuan sembako tahap awal, sebanyak 11 orang dari masyarakat di RT nya mendapatkan bantuan dimaksud. “Untuk pendistribusian pertama, ada 5 orang yang dapat, kemudian disusul 6 orang lagi. Total masyarakat yang dapat dari RT kami sebanyak 11 orang. Untuk data bantuan Pemprov ini, menurut orang kantor lurah, tidak ada karena data warga tidak diserahkan oleh pihak RW. Jadi, pulanglah warga karena tidak tahu harus protes kemana,” ungkapnya.  


Sekedar informasi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau telah menyiapkan alokasi bantuan keuangan penanganan dampak sosial Corona Virus-19 untuk Kabupaten/Kota se-provinsi Riau. Hal tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Riau Nomor: kpts.848/V/2020 Tentang Penetapan Alokasi Bantuan Keuangan  Pemerintah Provinsi Kepada Pemerintah Kebupaten/Kota untuk Penanganan Dampak Sosial Corona Virus Disease (COVID-19) yang Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Riau Tahun Anggaran 2020. Dalam lampiran keputusan tersebut, Pekanbaru mendapatkan dana sebesar 26.695.800.000 Rupiah untuk 29.662 Kepala Keluarga terdampak selama 3 bulan. Dituliskan, masing-masing Kepala Keluarga mendapatkan Rp. 300.000 per bulan selama 3 bulan. Atau masing-masing Kepala Keluarga mendapatkan total dana bantuan Rp. 900.000,-. 


Hingga berita ini dibuat, Redaksi Bukamata.co mencoba untuk melakukan klarifikasi kepada bu Iren yang Namanya disebut-sebut warga sebagai orang yang mengecek data serta meminta masyarakat untuk RT 3 untuk datang ke kantor Lurah Agro Wisata dengan membawa persyaratan berupa Photokopi KK dan buku rekening. Namun yang bersangkutan belum membalas pesan dari aplikasi WhatsApp Bukamata.co. 

 

 

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait