bukamata.co

Copyright © bukamata.co
All rights reserved
Desain by : sarupo

Suaminya Tersangka Korupsi, Kok Parpol di Riau ini Rame-rame Usung Kasmarni Pada Pilkada Bengkalis ?

Kasmarni, Istri terdakwa Amril Mukminin Bupati Non Aktif Bengkalis (foto monitorriau.com)

BUKAMATA.CO, PEKANBARU - Dukungan beberapa partai politik (Parpol) di Provinsi Riau jadi sorotan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Bengkalis. Pasalnya, Kasmarni, istri dari tersangka korupsi bupati non aktif, Amril Mukminin mampu memborong beberapa (Parpol) yang mengusungnya untuk maju pada kontestasi pesta demokrasi 5 tahunan di Kabupaten Bengkalis, 9 Desember nanti.   

Adalah dosen Universitas Muhamadiyah Riau (UMRI) yang juga pengamat politik , Aidil Haris. Ia mengaku heran dengan banyaknya Partai Politik (Parpol) bersedia mengusung pasangan Kasmarni-Bagus Santoso pada Pilkada Bengkalis.

Karena kata Aidil, timbul pertanyaan besar dalam pikiran masyarakat di Riau, lantaran nama Kasmarni ini terseret-seret dalam kasus yang menjerat suaminya, Bupati Bengkalis Nonaktif, Amril Mukminin.

Selain itu juga, terang Aidil lagi, yang menjadi keheranannya, seorang Kasmarni ini mampu memborong Parpol sementara ia sendiri sedang berhadapan dengan proses hukum yang menimpa suaminya.

Ia justru mengkhawatirkan ada dugaan mahar politik untuk mendapatkan beberapa Parpol yang sudah mengusungnya tersebut. Karena kata Aidil, bicara soal mahar politik ini, bukan rahasia umum lagi dalam setiap kontestasi pesta demokrasi 5 tahunan ini.

"Kok mau Parpol mengusung? Ini ada apa? dugaan mahar politiknya sangat kenatal sekali soal dukungan tersebut," kata Aidil dalam sambungan teleponnya kepada bukamata.co, Senin, sore, (27/7/2020).

Berkaca dari itulah kata Aidil, masyarakat Bengkalis merupakan masyarakat yang cerdas dan tentunya memiliki penilaian sendiri dalam membaca dinamika perpolitikan ini.

“Bengkalis itu penduduknya cukup cerdas, jadi meskipun didukung banyak partai, bisa saja masyarakat menentukan pilihan ke yang lain. Contohnya di Makassar, kotak kosong saja bisa menang, salah satunya karena masyarakat menolak dinasti politik,” tutupnya.

Baca Juga : Kasus Korupsi Bengkalis, Kasmarni Berpeluang Jadi Tersangka Seperti Amril Mukminin

Informasi yang berhasil dihimpun, Kasmarni yang berpasangan dengan Bagus Santoso saat ini diusung oleh Partai Amanat Nasional (PAN), Gerindra, PKB dan PBB dan Partai Nasdem.

Kembali ke soal hukumnya, dalam sidang pertama kasus korupsi Amril Mukminin dua pekan lalu. Amril Mukminin, dalam dakwaan jaksa, diduga menerima suap Rp5,2 miliar dan istrinya Kasmarni Rp23,6 miliar. Uang tersebut berasal dari dua pengusaha sawit, baik diterima secara tunai mapun melalui rekening pribadinya.

Sidang itu berlangsung secara virtual, yang mana Amril dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Tonny Franky Pangaribuan SH berada di gedung Merah Putih Jakarta sementara majelis hakim berada di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pekanbaru, Kamis (25/6).

Dalam dakwaannya, JPU menjelaskan sepak terjang Amril Mukminin dalam pusaran dugaan korupsi gratifikasi, bahkan saat dirinya masih menjabat sebagai anggota DPRD Bengkalis dua periode hingga Bupati Bengkalis di awal 2016. Jumlahnya mencapai puluhan miliar yang diterima secara bertahap.  

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait