Brutal ! Yopi Arianto Bupati Inhu Diduga Terlibat Pengeroyokan Sekretaris Ormas Partai Golkar

Brutal ! Yopi Arianto Bupati Inhu Diduga Terlibat Pengeroyokan Sekretaris Ormas Partai Golkar

Aksi Yopi Arianto saat Musda Golkar Inhu

BUKAMATA.CO, INHU - Yopi Arianto Bupati Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Provinsi Riau diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan serta melakukan penganiayaan terhadap Sekretaris Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Ilham Permana. Ketua DPD II Golkar Inhu bersama Sunardi Ibrahim melakukan aksi brutal itu dalam acara Musyawarah Daerah (Musda) ke X DPD II Partai Golkar setempat.

Untuk itu, Penyidik Polres Indragiri hulu (Inhu), didesak untuk segera memeriksa Ketua DPD II Golkar Inhu Yopi Arianto dan panitia Musda Golkar Inhu Sunardi Ibrahim. Kedua orang ini dinilai pihak yang paling bertanggung jawab terhadap pengeroyokan Ilham dalam acara Musyawarah daerah (Musda) tersebut.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Indragiri Rachman Ardian Maulana SH MH kepada wartawan Jumat (28/8/2020) di Rengat.

"Saksi pelaku penganiayaan harus segera di periksa untuk ditetapkan sebagai tersangka, Yopi Arianto dan Sunardi Ibrahim adalah penanggung jawab acara yang juga harus segera di periksa oleh penyidik," kata Rachman yang juga kuasa hukum korban penganiayaan di Musda Golkar Inhu.

Aksi brutal itu juga kata Rahman, korban sudah melaporkan dugaan tindak pidana penganiayaan menggunakan pasal 351 Jo 170 KUHP. "Penyerangan klien saya (Ilham,red) dalam Musda Golkar Inhu adalah pengeroyokan Pasal 170 KUHP subsider Pasal 351 KUHP terlapor terancam hukuman 5 tahun penjara," kata Rachman.

Atas kejadian tersebut, Ilham Permana melaporkan pengeroyokan dan penganiayaan yang dialaminya ke Polres Inhu pada Rabu (26/8/2020) sekitar pukul 23.30 WIB dengan bukti surat laporan polis nomor STTL/61/VIII/2020/RIAU/RES INHU tertanggal Kamis (27/8/2020).

Informasi yang berhasil di himpunan dari dari korban dan berbagai sumber serta vidio yang beredar di WhatsApp Grup, Musda ke X partai Golkar Inhu rusuh akibat dari Ketua DPD Golkar Inhu Yopi Arianto mendekati meja pimpinan sidang.

Saat berjalan kedepan Yopi Arianto yang juga Bupati Inhu itu membuka kancing baju dan melihatkan dadanya serta perutnya dari atas podium menghadap ke peserta Musda sambil mengucapkan kata protes.

Dari atas panggung depan, dengan kancing baju kuningnya terbuka, Yopi Arianto menunjuk-nunjuk peserta Musda.

Ketika Yopi mendekati peserta Musda, tiba-tiba sambil menunjuk, peserta Musda lainya langsung menyerang orang yang di tunjuk tunjuk Yopi Arianto, kerusuhan pun tidak terelakan dan terjadilah baku hantam sesama peserta Musda Rabu (26/8/2020) malam di gedung Dangpurnama Rengat. Kemudian Yopi Arianto mengambil mikropon dan menyampaikan orasi.

Masih dalam video tersebut Yopi Arianto dengan suara keras berapi-api disahut bersemangat oleh peserta  dalam Musda itu. "Musda kita lanjutkan, kita voting," kata Yopi dalam rekaman vidio tersebar di WA Grup acara Musda Golkar Inhu tersebut yang di sambut teriakan "Setujui" oleh peserta Musda.

Sejumlah peserta Musda lainya sudah di usir keluar oleh peserta Musda yang pro dengan melanjutkan acara Musda pasca kerusuhan itu. Namun, dengan kondisi yang tidak kondusif, pimpinan sidang meninggalkan acara Muda ke X DPD II Partai Golkar Inhu tersebut.

Sementara dalam jumpa pers, Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Inhu H Yopi Arianto SE mengatakan bahwa, kejadian tersebut merupakan kali pertama dalam setiap Musda. "Yang merusak jalannya Musda yakni ketika DPD I meninggalkan tempat," tegasnya.

Begitu juga dengan pimpinan sidang terutama yang mewakili dari DPD I meninggalkan tempat. "Sementara pelaksanaan Musda merupakan perintah DPD I," ucap Yopi lagi.

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait