bukamata.co

Copyright © bukamata.co
All rights reserved
Desain by : sarupo

Paslon Masih Lakukan Kerumunan Massa saat Mendaftar, Kemendagri Dorong Penyelenggara Pemilu Bertindak Tegas

BUKAMATA.CO, JAKARTA - Para pasangan bakal calon (Balon) kepala daerah yang akan  mengikuti mengikuti Pilkada Serentak 2020 ini menjadi sorotan pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Pasalnya selama dua hari ini saat pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) masih ditemukan para Balon melakukan arak-arakan atau kerumunan massa saat mendaftar.

"Kita sangat menyayangkan banyaknya kerumunan saat pendaftaran Paslon 2 hari ini. Kami mendukung sepenuhnya sikap tegas rekan-rekan KPU dan Bawaslu daerah untuk menghentikan segala bentuk kerumunan massa. Mohon PKPU No 6 dan PKPU No Tahun 2020 ditegakkan " ungkap Bahtiar, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum, Kemendagri, kepada bukamata.co, Sabtu, 5, September, 2020.

Padahal kata Bahtiar, sudah jelas ada aturan yang mengaturnya soal pembatasan kerumunan massa menghadapi Pilkada Serentak 2020. Dipaparkan Bahtiar bahwa aturan tersebut diantaranya Peraturan KPU Nomor 6 Tahun 2020 dan Nomor 10 Tahun 2020. Kemudian juga Inpres Nomor 6 Tahun 2020 bagi pelanggar Protokol Kesehatan.

"Semua hukum-hukum tersebut termasuk PKPU bisa digunakan untuk menegakkan protokol kesehatan" terang Bahtiar yang pernah menjabat Kapuspen Kemendagri ini.

Lantaran masih terjadinya pelanggaran protokol kesehatan itu, Bahtiar juga meminta bantuan aparat keamanan dan aparat penegak hukum, dapat bertindak tegas dan menerapkan aturan tersebut sesuai Inpres No. 6 thn 2020.

Selain itu juga, Bahtiar juga memohon dukungan pimpinan Parpol untuk tak hentinya mengingatkan Paslonnya soal protokol kesehatan ini.

"Dan juga kepada Paslon calon perseorangan juga harus mematuhi protokol kesehatan " ujarnya.

Tidak hanya itu, Bahtiar juga berharap para pekerja pers dan maayarakat sipil khususnya pemilih pada Pilkada di 270 daerah agar lebih kritis kepada Paslon  yang tak menghiraukan protokol.kesehatan.

"Keselamatan warga negara diatas segalanya. Mari kita bersatu untuk mengingatkan pentingnya kepatuhan hukum protokol kesehatan dalam pelaksanaan pilkada serentak 2020 " turup Bahtiar Baharuddin.

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait