bukamata.co

Copyright © bukamata.co
All rights reserved
Desain by : sarupo

Di Sumbar, Cakadanya Berstatus Tersangka Kasus Ujaran Kebencian

Indra Catri (Kanan) Bakal calon wakil gubernur Sumatera Barat 2020, masih berstatus tesangka ujaran kebencian saat mendaftar ke KPU (ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi)

BUKAMATA.CO, PADANG - Kontetstasi Pemilihan Kepala Daerah di Provinsi Sumatera Barat tahun 2020 bakal diramaikan satu kandidat yang berstatus tersangka kasus ujaran kebencian. Adalah Indra Catri yang berpasangan dengan Nasrul Abit.

Dimana Indra Catri ini adalah Bupati Agam yang maju sebagai bakal calon wakil gubernur. Dia ditetapkan sebagai tersangka pada 10 Agustus lalu oleh Polda Sumatera Barat terkait ujaran kebencian terhadap anggota DPR Mulyadi.

Namun oleh Polda Sumatera Barat menunda pengusutan kasus tersebut sesuai dengan perintah Kapolri Jenderal Idham Azis dalam surat Telegram Rahasia (TR) ST/2544/VIII/RES.1.24./2020 tanggal 31 Agustus 2020.

"Iya, perkaranya ditunda sampai selesai tahapan pilkada," kata Kepala Bidang Humas Polda Sumbar, Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto saat dihubungi, Senin (7/9).

Untuk diketahui, bahwa pasangan Nasrul Abit-Indra Catri sendiri diusung oleh Gerindra yang memiliki 14 kursi DPRD Sumbar. Dimana dia akan berhadapan dengan Mulyadi-Ali Mukhni, Mahyeldi-Audy, dan Fakhrizal-Genius Umar. Semuanya sudah mendaftar ke KPU Sumatera Barat

Mulyadi-Ali diusung oleh Demokrat (10 kursi) dan PAN (10 kursi), Mahyeldi-Audy diusung oleh PKS (10 kursi) dan PPP (4 kursi) dan Fakhrizal-Genius diusung oleh Golkar (8 kursi), PKB (3 kursi), dan Nasdem (3 kursi).

Kemudian salah satu dari mereka, yakni Ali Mukhni, sempat dinyatakan positif Covid-19 pada 22 Agustus. Namun, pada Minggu (6/9) ia dinyatakan negatif Covid-19 oleh Pusat Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas.

"Berkas persyaratan keempat pasangan calon yang mendaftar itu lengkap. Mereka tinggal menunggu verifikasi KPU. KPU akan memverifikasi keabsahan persyaratan mereka hingga 13 September. Kemungkinan hasil verifikasi keluar tanggal 13 September itu," ujar Ketua KPU Sumbar, Amnasmen saat dihubungi.

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait