bukamata.co

Copyright © bukamata.co
All rights reserved
Desain by : sarupo

Pada HUT Kotanya, Pemko di Daerah ini Nikahkan 413 Suami-Istri Ilegal

Rudy Djamaluddin (kiri) bersama Ketua Pengadilan Agama Makassar, Muhadin (kanan) membahas mengenai teknis kegiatan nikah massal yang akan dilaksanakan Pemkot Makassar. ANTARA/HO/

BUKAMATA.CO, MAKASSAR - Memperingati Hari Ulang Tahun Kotanya yang Ke 413, Pemerintah Kota (Pemko) Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan menikahkan 413 pasangan suami-istri belum memiliki surat/buku nikah atau ilegal secara hukum negara.

Pasangan tersebut akan dinikahkan secara bersamaan, oleh Pemerintah Kota Makassar, dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-413 ibu kota provinsi ini pada 9 November 2020.

Hal itu dikatakan Penjabat Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin di Makassar, Selasa (13/10/2020).

Dia mengatakan, beberapa rangkaian peringatan HUT Makassar akan digelar sederhana di tengah pandemi COVID-19 ini.

"Ini bagian dari upaya untuk membantu warga kita yang selama ini terkendala berbagai urusan administrasi akibat belum memiliki surat pernikahan yang legal," ujarnya.

Ia mengatakan, program nikah massal yang diselenggarakannya ini sudah berjalan lama. Program ini, kata Rudy, juga sangat membantu anak-anak dalam mendapatkan Kartu Keluarga (KK) atau juga surat atau akta kelahiran yang selama ini terkendala akibat orang tua mereka belum memiliki surat nikah.

Dia berharap, dengan kegiatan nikah massal ini, persoalan- persoalan administrasi yang selama ini dihadapi masyarakat bisa diselesaikan.

"Kami juga mengapresiasi seluruh pemangku kepentingan yang terlibat membantu warga kita dalam program nikah massal ini, baik itu Pengadilan Agama Makassar, Dinas Dukcapil, Dinas Sosial, serta elemen lainnya," katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Jaminan Kesejahteraan Sosial Dinsos Makassar, La Heru mengatakan saat ini tim dari Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) masih melakukan pendataan diseluruh kecamatan di Makassar termasuk memberi kesempatan kepada pasangan yang ingin ikut dalam program ini.

"Kami memberi kesempatan kepada pasangan yang sudah menikah namun belum memiliki surat nikah. Silakan berkoordinasi dengan TKSK yang ada disetiap kecamatan," ujarnya.

Rencananya, pelaksanaan nikah massal dilaksanakan pada pertengahan November di salah satu gedung sekolah di Makassar dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait