bukamata.co

Copyright © bukamata.co
All rights reserved
Desain by : sarupo

Publik Masih Percaya Jokowi Mampu Atasi Krisis Pandemi COVID-19

Grafik hasil survei Indometer terkait tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Presiden Joko Widodo dalam mengatasi pandemi Covid-19. ANTARA/HO-Survei Indometer/am.

BUKAMATA.CO, JAKARTA- Data dari lembaga Survei Indometer mengungkapkan bahwa rakyat masih mempercayai Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakilnya KH Maruf Amin masih mampu mengatasi pandemik COVID-19.
 
Hal itu diungkapkan oleh Direktur Eksekutif Survei Indometer Leonard SB dalam siaran persnya, di Jakarta, Jumat (16/10/2020). "Publik percaya Jokowi mampu mengatasi pandemik COVID-19," katanya.
 
Dimana pandemik COVID-19 ini juga telah berdampak pada anjlok-nya perekonomian nasional, dengan resesi kini membayangi di depan mata.

Untuk itu, pemerintah sudah memastikan Indonesia akan memasuki resesi per kuartal III/2020 yang sudah berakhir pada bulan lalu.

Namun, masyarakat meyakini Presiden Jokowi juga mampu mengatasi resesi. Sebanyak 74,4 persen responden percaya Jokowi mampu mengatasi pandemik dan resesi, hanya 21,2 persen yang tidak percaya dan tidak tahu/tidak jawab sebanyak 4,4 persen.

"Tetapi masalah utama terletak pada menteri-menteri yang membantu kerja presiden," tutur Leonard.

Menurut dia, pandemik dan dampak ekonominya merupakan fenomena global, bukan hanya Indonesia. Siapa pun yang memerintah pada saat ini harus bergulat untuk menangani dengan rumusan kebijakan yang tepat dan memuaskan publik.

Seperti diketahui oleh masyarakat luas, kinerja sejumlah menteri memang dinilai tidak baik khususnya menghadapi situasi pandemik dan dampak sosial-ekonominya. "Yang paling menonjol, misalnya, posisi menteri yang membidangi kesehatan," ujarnya.

Ada pula menteri-menteri yang mengurusi bidang sosial dan UMKM, di mana sektor-sektor tersebut ikut terdampak pandemik. Saat melontarkan ancaman reshuffle pada Agustus lalu, Presiden mengkritik lambatnya penyaluran bansos dan upaya menyelamatkan UMKM.

Presiden telah membentuk Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi (KPCPEN) yang diketuai Menteri BUMN Erick Thohir dan diisi sejumlah menteri lain seperti Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa.

Survei Indometer dilakukan pada 25 September-5 Oktober 2020 melalui sambungan telepon kepada 1.200 responden dari seluruh provinsi yang dipilih acak dari survei sebelumnya sejak 2019. Margin of error sebesar 2,98 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait