bukamata.co

Copyright © bukamata.co
All rights reserved
Desain by : sarupo

Pembangunan Infrastruktur Kesehatan Dinilai Tidak Menhambat Pertumbuhan Ekonomi

Direktur RSUD IR Soekarno Bangka Belitung, Armayani Rusli.

BUKAMATA.CO, PANGKALPINANG - Pembangunan Rumah Sakit khusus karantina dinilai sejalan dengan dengan upaya pengendalian pandemi Covid-19 dan penyakit menular lainnya. Hal ini disampaikan Direktur RSUD IR Soekarno Bangka Belitung, Armayani Rusli melalui siaran persnya, Senin (26/10/2020).

Menurut Armayani, Pembangunan rumah sakit karantina tidak menunjukkan sikap pesimis, bahwa pandemi Covid-19 ini tidak akan pernah berakhir. 

"Tentu saja bukan seperti itu pemahamannya. Justru rumah sakit karantina dibangun untuk upaya penanggulangan pandemi. Semakin baik langkah penanggulangan yang dilakukan, maka pandemi akan semakin cepat berakhir," ungkapnya.

Rumah sakit ini dibuat khusus untuk pasien yang terkena infeksi. Seperti pasien positif Covid-19, dengan kapasitas 100 tempat tidur. Sebanyak 25 tempat tidur bagi pasien kronis dan 75 tempat tidur bagi pasien yang masih tahap observasi.
Setelah pandemi Covid-19 berakhir, rumah sakit karantina akan difungsikan untuk penyakit menular lainnya. Misal, TBC, malaria, HIV dan lain sebagainya.

Selain Rumah Sakit khusus karantina, proyek pembangunan Gedung Cyang sempat mangkrak akan dilanjutkan.

"Setelah pembangunan ini selesai, Gedung C akan menjadi pusat layanan emergency atau instalasi gawat darurat. Beberapa klinik pendukung akan ditempatkan di gedung tersebut," kata Armayani.

Baik Gedung C maupun rumah sakit karantina ditargetkan rampung pada akhir tahun. Proyek bernilai puluhan miliar tersebut akan melengkapi sarana dan prasarana kesehatan yang sudah ada. Ini sekaligus memperkuat kemandirian Kepulauan Bangka Belitung dalam layanan kesehatan.

"Pembangunan sektor kesehatan ini terjadi karena adanya komunikasi yang intens antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Dari komunikasi tersebut lahirlah program pembangunan. Tentunya tetap memerhatikan skala prioritas. Mana yang paling bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Itu yang akan digulirkan," imbuhnya.

"Jadi jangan terlalu dipusingkan dengan isu pertumbuhan ekonomi. Mengingat kembali nasehat, di mana ada niat di situ ada jalan. Selagi kita berikhtiar dan terus berdoa pada Yang Maha Kuasa, yakinlah kehidupan itu akan selalu ada," pungkasnya.

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait