bukamata.co

Copyright © bukamata.co
All rights reserved
Desain by : sarupo

Polsek Tapung Hulu Ungkap Kasus Penggelapan Dalam Jabatan, 2 Tersangka Telah Diamankan

Tersangka dalam kasus penggelapan dalam jabatan

BUKAMATA.CO, KAMPAR - Unit Reskrim Polsek Tapung Hulu, Polres Kampar, ungkap kasus tindak pidana penggelapan dalam jabatan senilai Rp 827 juta, Sabtu (24/10/2020). Kasus tersebut merupakan penggelapan uang simpanan anggota Koperasi Kredit (Kopdit) CU Makmur Bersama Cabang Kasikan, termasuk uang kas koperasi.

Kapolsek Tapung Hulu, AKP Try Widyanto Fauzal SIK dalam keterangan persnya membenarkan telah mengamankan kedua tersangka kasus penggelapan dalam jabatan ini, yaitu KH (Lk 34) selaku Manager Kopdit CU Makmur Bersama Cabang Kasikan, dan US alias IK (Pr 25) selaku Kasir Kopdit CU Makmur Bersama Cabang Kasikan.

"Kedua tersangka tengah menjalani pemeriksaan dalam proses penyidikan atas kasus penggelapan dalam jabatan ini," ungkapnya, Minggu (25/10/2020).

Terkuaknya kasus ini bermula sekitar awal September 2020 lalu saat anggota Kopdit CU Makmur Bersama Rosida Br Lumban Gaol datang ke Kantor CU Kasikan menanyakan Dana SISUKA (Simpanan Sukarela Berjangka) dengan memperlihatkan Sertifikat SISUKA atas namanya yang ternyata tidak terdaftar. Tim dari Kantor Pusat melakukan Audit Internal di Kantor Kopdit CU Makmur Bersama dan ditemukan adanya 6 Sertifikat SISUKA yang juga fiktif. 

Antara lain atas nama Rosida Br Lumban Gaol senilai Rp.100 juta, Irwan Dison senilai Rp. 80 juta, Nelson Lumban Gaol senilai Rp. 100 juta, Zaina Br Lumban Gaol senilai Rp. 30 juta, Nelson Lumban Gaol senilai Rp.120 juta, Renta Br Munthe senilai Rp.150 juta beserta bunga keseluruhan SISUKA senilai Rp. 64 juta.

Menurut keterangan keenam orang peserta SISUKA yang tidak terdaftar tersebut bahwa mereka telah menyerahkan dana SISUKA kepada saudara Kardinal Franja Hutauruk yang kemudian menyerahkan Sertifikat SISUKA Fiktif.

Pelapor dan timnya juga menemukan adanya dana di rekening Bank atas nama Kopdit CE Makmur Bersama yang hilang sebanyak Rp.183 juta, selain itu saat Tim melakukan pemeriksaan Brangkas Kantor sebagian besar uang disimpan juga sudah tidak ada.

Kedua pelaku diketahui berada di Kota Palembang Sumatera Selatan, pihak Kopdit CU Makmur Bersama berkordinasi dengan Polsek Tapung Hulu mendatangi kedua pelaku di Palembang untuk membujuknya pulang.

Kedua belaku berhasil dijumpai di Palembang dan dibujuk dan dibawa pulang ke Tapung Hulu, pada Minggu (25/10) mereka tiba di Tapung Hulu lalu kedua tersangka diserahkan ke Polsek Tapung Hulu untuk proses penyidikannya.

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait