bukamata.co

Copyright © bukamata.co
All rights reserved
Desain by : sarupo

Sri Mulyani: Gunakan Krisis untuk Reformasi Pendidikan

Sri Mulyani saat acara Kemenkeu Mengajar di Jakarta, Senin (26/10/2020). 

BUKAMATA.CO, JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati akui data dan sistem bantuan pemerintah kepada masyarakat masih belum sempurna. Hal ini disampaikan Sri Mulyani saat acara Kemenkeu Mengajar di Jakarta, Senin (26/10/2020). 

Namun, menurutnya, pemerintah saat ini tetap melakukan kebijakan tersebut dengan terus menyempurnakan data yang ada. 

“Artinya, kita melakukan tapi sambil perbaiki dan terus kita melakukan pemihakan tadi. Caranya gimana mengurangi risiko bocor, salah target dan lain-lain. Ya kita transparan saja, ini loh yang mau kita kasih, ini loh targetnya. Kalau ternyata salah ya kita akan perbaiki," ungkap Menkeu 

Menurut Menkeu, momentum pandemi Covid-19 memaksa perubahan cara hidup masyarakat untuk mereformasi di semua hal. Reformasi dapat diakselerasi pada sektor pendidikan, kesehatan, bantuan sosial, dan belanja pemerintah.

“Kita tidak boleh membiarkan krisis itu begitu saja lewat, tapi kita harus memanfaatkan krisis. Jadi, menggunakan krisis untuk mereform sekaligus. Jadi, saya senang, Mas Nadiem bilang kita sudah mau mereform pendidikan," ujarnya.

Lebih lanjut, Menkeu mengkhawatirkan reformasi digital di bidang pendidikan tidak dapat dilakukan sepenuhnya karena kesenjangan digital yang masih terasa di Indonesia. Untuk itu, pemerintah meningkatkan anggaran pembangunan infrastruktur di teknologi informasi dan komunikasi dalam APBN 2021.

“Makanya pemerintah mengejar, kita naikkan anggaran untuk IT dan untuk infrastruktur TIK kita. Tahun depan Rp30 triliun dari mulai satelit sampai fiber optik kemudian BTS itu berbagai macam tower untuk bisa menghubungkan sebanyak 5.000 lokasi lebih," jelasnya.

20 persen dari APBN setiap tahun untuk pendidikan diharapkan dapat terpakai untuk melakukan reformasi yang inovatif, sehingga anak-anak Indonesia memiliki kesempatan dan kualitas pendidikan yang sama. 

“Jadi, saya menganggap bahwa keinginan untuk membagi ilmu dan dengan teknologi dan dengan pemihakan pemerintah dengan dana yang besar itu bisa menjadi sinergi yang bagus banget untuk mencari dan berinovasi di bidang pendidikan kita," harap Menkeu.

Tags :Sri Mulyani
Komentar Via Facebook :

Berita Terkait