bukamata.co

Copyright © bukamata.co
All rights reserved
Desain by : sarupo

Pakar Hukum Pidana Apresiasi Vonis Benny Tjokro

Ilustrasi Jiwasraya, pasardana.id

BUKAMATA.CO, JAKARTA - Pakar Hukum Pidana Universitas Al-Azhar Indonesia, Suparji Ahmad apresiasi vonis seumur hidup terpidana kasus Jiwasraya, Benny Tjokro. dalam pernyataan tertulis, Senin (26/10/2020). 

"Vonis Benny Tjokro patut diapresiasi, karena ini menunjukkan kesungguhan penegak hukum dalam mengatasi korupsi. Kejagsaan Agung juga telah membuat prestasi yang baik," katanya. 

Suparji menekankan harus ada pengusutan secara tuntas kasus Jiwasraya. Tidak hanya berhenti sampai pada Benny Tjokro.  

"Meski patut diapresiasi, tetap harus dituntaskan sampai ke akar-akarnya. Jadi semua pihak yang terlibat harus diungkap," papar pria asal Klaten, Jawa Tengah ini.

Selain itu, adalah nasib nasabah Jiwasraya juga harus diperhatikan. Sebab, mereka lah yang secara langsung mendapat imbas dari praktek korupsi itu.

"Nasabah perlu diperhatikan, jangan sampai negara abai terhadap nasib mereka. Vonis ini perlu dijadikan momentum untuk membersihkan korupsi," tukasnya. 

Sebagaimana diketahui, Komisaris PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro divonis penjara seumur hidup. Benny diputus bersalah melakukan korupsi dan memperkaya diri bekerja sama dengan tiga mantan pejabat Jiwasraya senilai Rp 16 triliun.

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait