bukamata.co

Copyright © bukamata.co
All rights reserved
Desain by : sarupo

Dirjen Dukcapi: Persyaratan yang Merumitkan Pelayanan Publik Harus Dipangkas

Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri (Mendagri) Zudan Arif Fakrulloh

BUKAMATA.CO, JAKARTA - Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri (Mendagri) Zudan Arif Fakrulloh sebut segala persyaratan yang merumitkan pelayanan publik harus dipangkas. Demikian disampaikan Zudan saat dialog Ngopi Bareng Prof. Zudan Episode ke-17 bertajuk "Pelanggaran Adminduk Apa Sanksinya" yang disiarkan secara live streaming melalui channel TV Desa dan channel Dukcapil KDN di situs berbagi video Youtube, Selasa (27/10/2020).

Kata dia, petugas Dukcapil yang sengaja memperlambat layanan dokumen kependudukan akan dikenai sanksi sesuai Pasal 92 UU No. 23 Tahun 2006 yang mengatur layanan Adminduk, sanksi yang diberikan yaitu berupa denda paling banyak Rp.10 juta.

"Sanksi terberat bagi institusi itu justru dari masyarakat," ujarnya.  

Zudan mengaku bersedih hati dengan kesulitan yang dialami Ny. Yaidah di Surabaya. Lantaran miskomunikasi dan salah pemahaman membuat perempuan asal Kelurahan Lidah Wetan, Kecamatan Lakarsanti Surabaya sampai harus berangkat ke kantor Kemendagri di Jakarta untuk mengurus akta kematian anaknya untuk tujuan klaim asuransi. Padahal, di kantor kelurahan setempat semestinya urusan Yaidah bisa diselesaikan.

"Saya berduka karena ada masyarakat yang dipimpong dan misinformasi sehingga si ibu mengurus hingga Jakarta. Terkesan birokrasi buruk sekali. Dukcapil sedang dihukum masyarakat. Gara-gara satu kasus saja, 514 Dinas Dukcapil Kab/Kota terkena dampaknya," ucap Zudan.

Zudan menegaskan, kasus Ny. Yaidah sudah selesai pada 23 September 2020. 

"Beritanya baru digoreng sekarang. Hal seperti ini berawal dari mis informasi dan handling yang tidak tepat," kata Dirjen Dukcapil.

Sementara kepada masyarakat, Zudan menyarankan, agar bertanya atau berkonsultasi dulu lewat layanan Whatsapp atau konsultasikan langsung ke Dinas Dukcapil terdekat.

"Fenomena yang tidak boleh terjadi lagi. Petugas Dukcapil dari atas sampai bawah harus aware dan care. Para Kadis Dukcapil yang lebih tinggi saya minta turun sampai ke level terendah," kata dia.

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait