bukamata.co

Copyright © bukamata.co
All rights reserved
Desain by : sarupo

Survei IPO, Mayoritas Responden Puas dengan Program Bantuan Sosial

Ilustrasi bantuan pemerintah, kompas.com

BUKAMATA.CO, JAKARTA - Survei Indonesia Political Opinion (IPO) yang dirilis Rabu (28 Oktober 2020) menunjukkan, sebanyak 54 persen responden puas dengan program bantuan sosial pemerintah. Hasil survei ini dirilis pada Rabu ((28/10/2020). 

Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah dalam siaran persnya mengatakan, IPO menggolongkan Bantuan sosial/presiden dan Kartu Prakerja sebagai dua isu publik yang populer. Ada tiga isu populer dan satu lagi adalah penanganan pandemi Covid-19. 

Sebanyak 51 persen responden menyatakan bantuan sosial pemerintah baik dan 3 persen menyatakan sangat baik. Sebaliknya 37 persen menyatakan bantuan sosial pemerintah buruk dan tak sampai 1 persen menyatakan sangat buruk (0,4%).

Untuk penilaian publik atas kinerja pemerintah terkait program Kartu Prakerja, hampir setengah responden menyatakan positif yakni 34 persen baik dan 14 persen sangat baik (total 48 persen). Hanya 26 persen responden yang menyatakan program Kartu Prakerja buruk dan sangat buruk sebanyak 7 persen. 

Sementara itu, untuk kinerja pemerintah dalam penanganan pandemi, 49 persen responden menyatakan buruk dan 5 persen menyatakan sangat buruk. 37 persen responden menyatakan penanganan Covid-19 oleh pemerintah tergolong baik dan 1 persen menyatakan sangat baik. 

Persepsi publik terhadap wacana reshuffle di Kabinet Indonesia Maju semakin kuat. Sebanyak 60 persen responden menyatakan setuju jika Presiden Jokowi melakukan reshuffle. 

"Wacana reshuffle ini memang alot dan Pak Jokowi harus berkomunikasi dengan partai koalisi jika ingin melakukannya," kata Dedi. 

Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, berada di peringkat teratas sebagai menteri yang layak di-reshuffle dan dipilih 57 persen responden. Berikutnya Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate, layak di-reshuffle dan dipilih 55 persen responden.

Kemudian beberapa figur yang dianggap layak untuk masuk kabinet adalah Susi Pudjiastuti (40,1%), Arief Yahya (35,7%), Dahlan Iskan (32,3%), Ignasius Jonan (26,6%), Sandiaga Uno (23,9%), Rizal Ramli (20,2%), nama lainnya berada pada angka di ba wah 20%.

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait