Ketua Pemuda Pancasila Pekanbaru Ingatkan, Musda KNPI Riau Jangan Ada Ditungangi Kepentingan Politik Praktis

Ketua Pemuda Pancasila Pekanbaru Ingatkan, Musda KNPI Riau Jangan Ada Ditungangi Kepentingan Politik Praktis

Iwan Pansa, Ketua Pemuda Pancasila Kota Pekanbaru

BUKAMATA.CO, PEKANBARU - Iwan Pansa, Ketua Majelis Pimpinan Cabang, Pemuda Pancasila (PP) Kota Pekanbaru mengingatkan agar Musyawarah Daerah, Komite Nasional Pemuda Indonesia (Musda-KNPI) yang akan dihelat di Provinsi Riau harus bersih dari kepentingan politik praktis. KNPI hendaknya kembali kepada rohnya sebagai organisasi kepemudaan yang mengayomi peran pemuda dalam mengisi pembangunan.

"Agar perhelatan itu berlangsung demokratis, kami MPC PP Pekanbaru siap mengawal Musda KNPI agar berlangsung aman dan lancar. Dan yang terpenting, Musda jangan sampai ditunggangi pihak-pihak yang punya kepentingan politik praktis, sehingga nantinya KNPI itu cuma jadi alat politik pihak tertentu saja " kata Iwan Pansa, kepada wartawan, Rabu, 3 Maret 2021, di Pekanbaru. 

Ditekankan Iwan, jika KNPI kedepan bersih dari kepentingan politik, kepengurusan terpilih bisa lebih leluasa untuk menyusun program kerja serta memaksimalkan peran pemuda dalam mengisi pembangunan nasional, dan daerah membantu pemerintah Joko Widodo dan KH Maruf Amin saat ini.

Apalagi kata Iwan, dengan adanya perhelatan Musda KNPI ini, berkaca pada kondisi bangsa yang saat ini sedang bertungkus lumus melawan pandemi COVID-19, hendaknya kata Iwan, menjadi momentum bagi pemuda membangkitkan semangat kegotongroyongan nya membantu pemerintah untuk menyelamatkan rakyat dari ancaman kesehatan.

Untuk itu lah,  kembali Iwan P mengingatkan agar Musda KNPI nanti jangan sampai ditunggangi kepentingan politik praktis, apalagi kepentingan individu politisi tertentu.

"KNPI harus kembali kepada rohnya, pemuda yang mandiri, pemuda yang bebas dari kepentingan politik kelompok, serta mampu menjadi pelopor kebangkitan pemuda ditengah bangsa yang sedang dilanda pandemi COVID-19" tutup Iwan P.      

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait