Gelar Aksi Damai, POSE RI Ajak Seluruh Elemen Tak Takut Perangi Korupsi

Gelar Aksi Damai, POSE RI Ajak Seluruh Elemen Tak Takut Perangi Korupsi

Aksi Damai di Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Selasa (30/3/2021).

BUKAMATA.CO, PALEMBANG - Lembaga Swadaya Masyarakat Pemerhati Organisasi Sosial dan Ekonomi Republik Indonesia (LSM-POSE RI) lakukan aksi damai di Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Selasa (30/3/2021). Menurut Ketua Umum LSM POSE RI, Deslefri, aksi damai ini untuk menghimpun seluruh elemen agar jangan takut memerangi korupsi pada umumnya.

"Jangan takut memerangi korupsi pada umumnya, khususnya mendukung dan mendesak Kejaksaan Tinggi SumSel untuk turun ke lapangan, melidik, memanggil dan memeriksa sesuai petunjuk dokumen yang kami berikan yang tidak menutup kemungkinan adanya dugaan penyimpangan anggaran dan mark up dan semi fiktif pada sejumlah kegiatan. Yaitu, indikasi dugaan penyimpangan anggaran pengadaan Dinas Pol PP Kabupaten OKU Tahun 2017/2018 diduga adanya Mark-up sesuai apa yang kami tandai dengan pena pada dokumen," ungkapnya.

Aksi damai ini dihadiri Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI), TB. Zarwani Imron, SH, Msi (Advokat Pengacara PERARI), serta korlap POSE RI Busyanto, Sofianto, Rino L, Sabandar dan M Effendi yang menyatakan sikap tegas memerangi korupsi berkomitmen mengambil bagian dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi, Merdeka, Demi bangsa dan tanah air bebas korupsi.

"Salam Revolusi Anti Korupsi, slogan ini sesungguhnya adalah sindiran telak untuk kita sebagai anak bangsa ditambah istilah budaya korupsi, sungguh sebuah penggambaran buruk mengenai kehidupan kita sehari-hari. Tetapi, semua istilah itu muncul dari kondisi kita sebagai bangsa hari ini," imbuh Deslefri.

Masih kata Deslefri, penangkapan demi penangkapan terhadap pejabat publik, pelayan masyarakat, dan pengusaha yang menyalahgunakan kewenangannya untuk kepentingan individu merupakan bukti korupsi semakin merajalela dan praktik sogok menyogok dianggap hal lumrah. 

"Demi kehormatan dan terus tegaknya bangsa, kita semua sebagai anak bangsa baik tergabung dalam wadah apapun harus bersatu menyatakan sikap untuk melawan korupsi hingga keakar akarnya. Bersama sama bahu membahu untuk memerangi korupsi, memerangi prilaku korup dalam diri sendiri, memerangi praktik-praktik yang tidak transparan untuk kehidupan yang lebih adil," imbuhnya. (Hadi ST)

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait