Arief Poyuono Kebijakan Prabowo Terkait Belanja Alutsista Membuat Bakul Nasi Agen Alutsista Jomplang

Arief Poyuono Kebijakan Prabowo Terkait Belanja Alutsista Membuat Bakul Nasi Agen Alutsista Jomplang

Menteri Pertahanan Republik Indonesia Prabowo Subianto pada Jumat (9/4), menghadiri Roll-Out Ceremony dari prototipe jet tempur generasi selanjutnya KF-X / IF-X di Korea Selatan.

BUKAMATA.CO, JAKARTA - Politisi Gerindra Arief Poyuono sebut mafia alutsista sebelum Prabowo Subianto menjadi Menteri Pertahanan (Menhan) hanya bermodal surat pengangkatan. Hal ini disampaikannya melalui keterangan tertulis Jumat (28/5/2021).

"Para mafia pengadaan alutsista sebelum era Menhan Prabowo cuma modal kertas pengangkatan sebagai agen perusahaan pabrik alutsista sudah bisa melakukan tender alutsista dan melakukan mark up nilai alutsista hingga 40-50 persen dari harga pabriknya," ungkapnya.

Arief juga menyebutkan bahwa agenagen pabrik alutsista yang selama ini jadi mafia pengadaan alutsista itu banyak bermain dengan anggota anggota DPR RI untuk mengatur anggarannya.

"Tentu saja tidak kosong-kosongan untuk DPR RI, yang saya dapat info itu oknum anggota DPR RI dapat fee 10-13 persen dari anggaran alutsista yang akan dibeli dari agen agen pabrik alutsista. Data data anggota DPR RI yang periode sebelum Kemenhan dipimpin Prabowo yang jadi antek antek Mafia Alutsista saya tahu tuh siapa aja," kata Arief.

Arief juga menambahkan bahwa belanja alutsista selama ini menjadi "bakul nasi" para mafia alutsista luar negari. Namun, sepanjang Prabowo menjabat menjadi Menhan, belum melakukan belanja alutsista sama sekali.

"Sepengetahuan saya, hingga hari ini Kemenhan di era Menhan Prabowo belum beli alutsista tuh. Baru tahapan nego-nego langsung dengan pabrik-pabrik alutsista tanpa melalui perusahaan-perusahaan yang diangkat jadi agen pabrik alutsista. Jika Kemenhan melalukan pembelian langsung ke pabrik alustsista harganya jauh lebih murah. Saya rasa ini  yang disebut Fight back mafia alustsista ke Prabowo ya. Karena memang Kebijakan Prabowo terkait belanja alutsista ini membuat bakul nasi agen-agen pabrik alutsista LN jadi pada jomplang," imbuhnya.

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait