Mantan Ketua Bawaslu Provinsi Riau Digadangkan Menjadi Sekretaris DPW PRIMA Riau.

Mantan Ketua Bawaslu Provinsi Riau Digadangkan Menjadi Sekretaris DPW PRIMA Riau.

Edy Syarifuddin, S.Ag.

BUKAMATA.CO, JAKARTA - Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) Provinsi Riau siap ikut serta dalam pertarungan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang. Mandataris PRIMA Provinsi Riau, Topan Meiza Romadhon, SH., MH., Senin (31/05/2021) di Fontana Tower, Jakarta menjelaskan, saat ini sudah ada 8 struktur kabupaten/kota yang diajukan ke pemegang para mandataris, untuk kemudian di verifikasi kelayakan, dan diajukan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
 
“Dari 8 itu, sudah di SK-kan sebanyak 3 kabupaten dan 5 lagi masih dalam tahapan verifikasi internal kami. Apakah nama-nama yang terkait memiliki persoalan dalam etika politik kerakyatan atau tidak,” ujarnya.

Selain Topan yang juga pengacara Bank Riau Kepri dan PT. Pengembangan Investasi Riau (PIR) ini, ada juga nama Edy Syarifuddin, S.Ag., mantan Ketua Bawaslu Provinsi Riau yang sudah menyatakan bergabung serta proyeksi menjadi Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PRIMA kedepan. 

“Bang Edy serta Ibrar, SH., yang keduanya pernah terlibat dalam struktur peyelenggara Pemilu, sudah menyatakan bergabung bersama kami, Alhamdulillah. Kedua figur ini dikenal sangat agamis dan berkehidupan sederhana. Bang Edy misalnya, diketahui masyarakat atau politikus di Riau sebagai sosok yang sangat humble. Kalau dilihat dari segi harta benda, sosok beliau ini dapat dikatakan jauh dari prilaku korup. Dari itu, saya bersama bung Rinaldi sudah mengusulkan nama beliau sebagai kandidat kuat sekretaris DPW PRIMA Riau,” jelasnya.

Sementara itu, Rinaldi membenarkan bergabungnya mantan pimpinan Bawaslu Riau tersebut. Dirinya juga mengungkapkan sudah lama mengenal pria kelahiran Pekanbaru itu. Menurutnya, bergabungnya bang Edy ke PRIMA, dapat menjadi ‘pustaka berjalan’ partai Saat membutuhkan referensi ke-Pemilu-an. 

“Saya mengenal bang Edy saat membangun KIPP kembali pasca lama vakum di provinsi Riau. Beliau sangat mengerti bagaimana menegakkan aturan hukum ke-Pemilu-an. Dengan bergabungnya beliau, kami mengharapkan menjadi vitamin yang sangat menggairahkan PRIMA,” ungkapnya.

Edy Syarifuddin, S.Ag juga membenarkan informasi tentang dirinya yang telah bergabung dalam partai baru tersebut. Menurutnya, merawat keberagaman yang diikat dalam nilai-nilai luhur kebangsaan di Indonesia adalah sebuah pekerjaan yang harus dilaksanakan. 

“Saya berpendapat, salah satu nilai luhur yang mesti kita rawat bersama adalah rasa dan sikap saling menghargai. Dan bagi saya, di usia sekarang ini, berjuang di partai adalah salah satu pilihan untuk ikut andil membela hak-hak rakyat serta mencapai kemakmuran secara bersama-sama. Apalagi, saya ini rakyat biasa. Menurut saya, rakyat biasa seperti saya, yang cocok itu, ya bergabung di PRIMA,” terangnya saat ditemui di DPW PRIMA Riau, Komplek Perkantoran Taman Mella, Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru. 

Dirinya berharap, dengan dideklarasikannya partai baru ini pada 1 Juni 2021 besok, perjuangan ekstra-parlemen dan intra-parlemen mampu disingkronisasikan guna menghadang agenda jahat oligark di Indonesia atau bahkan dunia.

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait