Kemendagri Kembali Raih Opini WTP Tujuh Tahun Berturut-turut

Kemendagri Kembali Raih Opini WTP Tujuh Tahun Berturut-turut

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kembali menerima Opini Wajar Tanpa Pengecualitan (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Auditorium BPK, Selasa (29/6/2021).

BUKAMATA.CO, JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kembali menerima Opini Wajar Tanpa Pengecualitan (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, dalam acara Penyampaian Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Kementerian Dalam Negeri Tahun 2020 di Auditorium BPK, Selasa (29/6/2021) mengatakan, predikat ini telah diraih Kemendagri selamat tujuh tahun berturut-turut.

"Bagi Kemendagri dan BNPP, ini adalah hal yang bahagia bagi kami, karena mendapatkan secara resmi, meskipun sudah diumumkan opini dari pemeriksaan BPK, wajar tanpa pengecualian. Untuk Kemendagri, Alhamdulillah, ini 7 kali berturut-turut dengan opini wajar tanpa pengecualian," kata Mendagri.

Mendagri mengaku, pandemi berdampak pada terkontraksinya sektor ekonomi, sehingga membuat pemerintah melakukan penghematan di berbagai aspek. Ia menambahkan, pihaknya terus menggenjot kinerja dan program prioritas ditengah keterbatasan dan pembatasan aktivitas. Bukan hanya sekedar perubahan skala prioritas, tetapi juga berusaha untuk meningkatkan belanja.

"Ini tentu berpengaruh kepada upaya pencapaian kinerja program yang ada. Termasuk BNPP juga  dirasionalisasi. Nah, kita berusaha untuk membuat skala prioritas kegiatan-kegiatan. Karena ditengah situasi pandemi Covid-19, ketika ekonomi juga terkontraksi maka belanja pemerintah menjadi belanja utama dalam rangka untuk survive-nya ekonomi,” imbuhnya.

Anggota V BPK RI Bahrullah Akbar dalam kesempatan yang sama mengatakan, pemeriksaan keuangan bertujuan untuk memberikan opini tentang kewajaran penyajian laporan keuangan, selain menguji kewajaran penyajian laporan keuangan dan menilai aspek kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan, pemeriksaaan atas laporan keuangan, dan implementasi serta penyusunan laporan keuangan.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan yang telah dilakukan oleh BPK tersebut memberikan opini wajar tanpa pengecualian atas laporan keuangan tahun 2020 kepada Kemendagri," kata Bahrullah.

BPK juga mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pimpinan Kementerian/Lembaga beserta jajaran atas hasil dan mempertahankan opini WTP dan meraih WTP dengan baik dan wajar. Prestasi ini diharapkan menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan.

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait