KPID Riau Bahas Konten Siaran Keagamaan Bersama MUI Riau

KPID Riau Bahas Konten Siaran Keagamaan Bersama MUI Riau

Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau bahas konten siaran keagamaan di Kantor MUI Riau, Kamis (7/7/2021).

BUKAMATA.CO, PEKANBARU - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau bahas konten siaran keagamaan di Kantor MUI Riau, Kamis (7/7/2021).

Pada kesempatan tersebut, Ketua KPID Riau Falzan Surahman memaparkan, pada Pasal 36 ayat 1 Undang-undang Nomor 32 Tahun 2002 Tentang Penyiaran menyebutkan bahwa isi siaran wajib mengandung informasi, pendidikan, hiburan dan manfaat pembentukan intelektualitas, watak, moral, kemajuan, kekuatan bangsa, menjaga persatuan dan kesatuan, serta mengamalkan nilai-nilai agama dan budaya indonesia.

"Oleh sebab itu kami datang ke sini ingin belajar dan meminta masukan  yang nantinya dapat dijadikan rujukan dan bahkan menjadi panduan dalam mengawasi konten siaran khususnya siaran keagamaan," ujarnya.

Semetara itu, Wakil Ketua KPID Riau Hisam Setiawan berharap, dari pertemuan tersebut dapat menjadi rujukan dan masukan atas rencana DPRD Riau membuat Peraturan Daerah (Perda) yang saat ini sedang dalam rencana pembahasan.

"Harapan kami bisa mendapatkan masukan untuk rancangan Perda Penyiaran yang saat ini sedang digodog oleh DPRD Riau khususnya menyangkut pengawasan isi siaran, sehingga kita dapat satu panduan dan rambu-rambu dalam mengawasi konten siaran keagamaan supaya tidak salah dalam memberikan sanksi jika dinilai melanggar program siaran," ungkapnya.

Ketua Umum MUI Riau Prof. Dr. Ilyas Husty, MA yang didampingi Sekretaris Umum H. Abunawas, S,Ag, MM dan jajarannya menyambut baik pertemuan tersebut dan menurutnya merupakan awal yang bagus sebagai ajang silaturrahim dalam mewujudkan sinergi demi merancang program bersama antara KPID Riau dan MUI.

"Pada intinya kami sebagai pelayan umat siap bersinergi dengan siapapun, termasuk bidang penyiaran, bisa saja nantinya bakal dilanjutkan dengan kesepakatan anatara KPID dan MUI Riau dalam bentuk gerakan bersama penyiaran di Provinsi Riau agar konten  siaran dapat menyejukkan," tuturnya.

Ilyas Husty menambahkan, MUI Riau juga mendukung rencana anugerah Syiar Ramadhan atau religi  yang bakal digagas oleh KPID Riau dalam memberikan apresisai kepada lembaga penyiaran yang ada di Provinsi Riau.

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait