Kawal Harga Jual Obat di Pasaran, Polri Telah Lakukan 208 Penyelidikan Selama PPKM Darurat

Kawal Harga Jual Obat di Pasaran, Polri Telah Lakukan 208 Penyelidikan Selama PPKM Darurat

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan.

BUKAMATA.CO, JAKARTA - Polri lakukan 208 kegiatan penyelidikan dalam Operasi Aman Nusa II yang menyasar toko obat, apotek, tempat distribusi obat, dan tempat distribusi oksigen. Menurut Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Ahmad Ramadhan, Kamis (8/7/2021), kegiatan ini akan terus dilakukan selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

"Kegiatan penyelidikan untuk memastikan ketersediaan obat terkait penanganan Covid-19, serta mengecek obat-obat yang dijual harganya tidak melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditentukan oleh pemerintah," ujarnya.

Ia menambahkan, operasi ini dimulai pada 3 Juli 2021, setelah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerbitkan Surat Telegram (STR) bernomor STR/577/VII/OPS.2./2021. Hingga saat ini, pihaknya melaksanakan 18 kasus penyidikan, 103 kasus tindak pidana ringan, dan tiga kasus yang berakhir restorative justice.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono mengungkapkan, Operasi Aman Nusa II ini adalah operasi lanjutan setelah sebelumnya juga pernah dilaksanakan. 

"Bedanya dengan operasi terdahulu yang hanya memiliki lima, di operasi saat ini terdapat tujuh satuan tugas (satgas)," tuturnya.

Ketujuh satgas itu adalah, Satgas Deteksi, Satgas Binmas, Satgas Kepatuhan Protokol Kesehatan dan Pengamanan Vaksinasi, Satgas Bayankes, Satgas Pengamanan Pengawalan Vaksin, Satgas Penegakan Hukum, dan Satgas Hubungan Masyarakat (humas).

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait