Pasangan Suami Istri Diamankan Petugas Polsek Siak Hulu Karena Miliki 6 Paket Shabu dan 21 Kapsul Ekstasi

Pasangan Suami Istri Diamankan Petugas Polsek Siak Hulu Karena Miliki 6 Paket Shabu dan 21 Kapsul Ekstasi

HS alias AN (51) dan FI (38) diamankan Unit Reskrim Polsek Siak Hulu karena diduga sebagai pengedar narkotika di Jalan Raya Labersa, Desa Tanah Merah, Kecamatan Siak Hulu, Selasa (13/07/2021). 

BUKAMATA.CO, KAMPAR - Unit Reskrim Polsek Siak Hulu tangkap pasangan suami istri yang diduga sebagai pengedar narkotika di Jalan Raya Labersa, Desa Tanah Merah, Kecamatan Siak Hulu, Selasa (13/07/2021). 

Kapolsek Siak Hulu AKP Rusyandi Zuhri Siregar, Rabu (14/7/2021) menyampaikan, petugas juga mengamankan barang bukti 6 paket kecil narkotika jenis shabu seberat 1,22 gram dan 21 kapsul jenis ekstasi.

"Kedua pelaku narkoba yang diciduk Aparat Kepolisian ini adalah HS alias AN (51) yang beralamat di Tangkerang Utara Kecamatan Bukit Raya Kota Pekanbaru, turut diamankan istrinya FI (38) warga Desa Pantai Raja Kecamatan Perhentian Raja, Kampar," ujarnya.

Pengungkapan kasus ini berawal pada Rabu (13/7/2021) saat Unit Reskrim Polsek Siak Hulu mendapat informasi adanya penyalahgunaan narkotika di Jalan Raya Labersa wilayah Desa Tanah Merah, Siak Hulu.

Kanit Reskrim IPTU Novris H. Simanjuntak bersama Tim Opsnal Polsek langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan. Tim berhasil mengamankan seorang pria yaitu HS alias AN bersama seorang wanita FI yang belakangan diketahui sebagai istrinya. 

"Selanjutnya didampingi warga setempat dilakukan penggeledahan terhadap tersangka HS, ditemukan pada tas yang dibawanya sebuah kotak rokok merk sampoerna berisi 6 paket kecil narkotika jenis shabu, selain itu ditemukan sebuah kotak rokok merk luffman berisi 21 kapsul jenis ekstasi serta beberapa barang bukti lainnya terkait kasus ini," paparnya.

"Dari hasil pengecekan urine kedua tersangka hasilnya positif Amphetamine dan Methamphetamine. Kini kedua tersangka dan barang bukti telah diamankan di Polsek Siak Hulu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut," jelasnya.

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait