KPK Untad Desak Rektor Segera Selesaikan Persoalan Internal Kampus, Ini Poin-Poinnya

KPK Untad Desak Rektor Segera Selesaikan Persoalan Internal Kampus, Ini Poin-Poinnya

Universitas Tadulako (Foto: untad.ac.id)

BUKAMATA.CO, PALU - Kelompok Peduli Kampus (KPK) Universitas Tadulako (Untad) desak Rektor Untad untuk selesaikan sejumlah persoalan internal yang menjadi perhatian publik. Hal ini disampaikan Perwakilan KPK Untad Profesor Jayani Nurdin dalam keterangan tertulis di Palu, Rabu (14/7/2021).

Jayani menjelaskan, KPK Untad terbentuk atas keprihatinan sejumlah akademisi yang melihat turunnya wibawa perguruan tinggi akibat persoalan yang sudah menjadi perhatian publik sejak lama.

Beberapa nama yang menjadi inisiator terbentuknya KPK Untad diantaranya Prof Dr Jayani Nurdin, Dr Muhammat Nur Sangaji, Drs. Jamaluddin Mariajang M.Si. Dr Mukhtar Lutfi.
 
"Kami sudah melakukan pertemuan dengan Rektor Untad untuk menyampaikan persoalan tersebut," kata Jayani.

Jayani menjelaskan, ada empat poin yang harus ditangani oleh Rektor. Pertama, rektor harus lebih serius menindaklanjuti kasus kekisruhan pembobolan system IT. Kedua,  rektor harus segera menindaklanjuti temuan Dewan Pengawas Untad (Dewas) berkaitan dengan inkonsistensi dalam pengelolaan dana badan layanan umum (BLU). 

Ketiga, rektor harus segera mengklarifikasi protes mahasiswa ke Dewan Pengawas (Dewas) Untad yang dianggap kontra produksif dengan upaya perbaikan kualitas kehidupan kampus. Keempat, rektor diminta bertindak tegas, menggunakan kekewenagannya untuk meminta segera dilakukan rapat senat dengan agenda pergantian ketua dan sekretaris senat karena tidak dapat menjalankan fungsinya sebagaimana mestinya.

"Kami juga telah melayangkan surat yang sama ke Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Ristekdikti, Kejaksaan Agung, Kapolri, KPK, BPK hingga DPR RI," tegas Jayani.

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait