Kapolda Sumsel Lepas Pendistribusian Bantuan Sosial Covid-19

Kapolda Sumsel Lepas Pendistribusian Bantuan Sosial Covid-19

Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri saat pelepasan pendistribusian bantuan sosial (Bansos) Covid-19, Jumat (16/7/2021).

BUKAMATA.CO, PALEMBANG - Polda Sumatra Selatan (Sumsel) dan jajaran berikan bantuan sosial (Bansos) Covid-19 berupa beras melalui Polres-Polres, yang dilepas langsung Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri, Jumat (16/7/2021).

Pada tahap pertama, sebanyak 1 ton beras kemasan 5 kilogram dikirim ke lima Polres, yakni Polrestabes Palembang, Polres OI, OKI, Banyuasin, dan Muratara.

"Sore ini, pada waktu yang sama, secara serentak dilakukan oleh Polres-Polres mendistribusikan beras bansos kepada masyarakat yang terdampak Covid-19," ujar Kapolda usai pelepasan.

Kapolda menambahkan, Polda Sumsel hanya sebagai back up jiika ada Polres yang kekurangan beras yang akan disalurkan kepada masyarakat.

"Melalui Dit Binmas, Polda Sumsel akan mengkoordinasikannya. Palembang kan paling banyak penduduknya, misal Polrestabes membagikan ke Seberang Ulu, Polda akan membantu di Seberang Ilir," terangnya.

Setelah beras didistribusikan, nantinya Polres dan stakeholder terkait yang akan menyalurkannya kepada masyarakat yang terdampak Covid-19. 

"Bantuan ini terutama masyarakat yang sedang menjalani isolasi mandiri, itu wajib. Supaya tidak keluar-luar rumah, mencari makan," tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Polda Sumsel juga menerima bantuan 94,8 ton beras dari Masyarakat Peduli Covid-19 Palembang. 

"Nanti, pendistribusian akan dikoordinasikan dengan Pemprov Sumsel dan Kodam II/Sriwijaya, agar tepat sasaran," tambah Kapolda.

Tak lupa, Kapolda mengucapkan terima kasih atas kolaborasi yang luar biasa, dari Masyarakat Peduli Covid-19 Palembang. 

"Jangan lihat dari nilainya, tapi kebersamaan dalam upaya memerangi Covid-19 di Sumatera Selatan. Kita semua berdoa agar pandemi Covid-19 segera berakhir. Yang belum vaksin Covid, segera mendaftar ke faskes terdekat, Masyarakat juga jangan abai, tetap prokes dan 5 M," tutupnya. (Nanda)

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait