Ridwan Kamil Nyerah Kasih Bansos ke Warga, Kemendagri Nilai Gubernur Jabar Salah Prediksi Susun APBD

Ridwan Kamil Nyerah Kasih Bansos ke Warga, Kemendagri Nilai Gubernur Jabar Salah Prediksi Susun APBD

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

BUKAMATA.CO, JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Mochamad Ardian Noervianto menyebut Pemerintah Provinsi Jawa Barat terlalu tinggi memprediksi pendapatan asli daerah (PAD). Dikutip dari cnnindonesia.co, Jumat (16/7/2021), Ardian mengatakan bahwa hal ini sebagai tanggapan dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang mengaku tak lagi mampu membiayai bantuan sosial (bansos) untuk warga.

Ardian menyampaikan PAD pasti akan terdampak pada kondisi seperti saat ini. Pemerintah daerah tidak akan begitu kesulitan jika tak mematok PAD terlalu tinggi. Sayangnya, Jawa Barat menargetkan PAD yang cukup tinggi tahun ini.

"Kalau mereka desain APBD terlalu optimis, ya pasti akan ada penyesuaian-penyesuaian pada sektor pendapatan dan pada akhirnya sektor belanja," ujarnya.

Ardian menyarankan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota dan juga melakukan perubahan alokasi anggaran.

"Selain berkolaborasi bersama, bersinergi bersama, ya tolong postur belanja dicek kembali, perilaku belanja dicek, belanja yang sifatnya konsumtif dicek, perjalanan dinas. Ya, tentunya harus disesuaikan," kata Ardian.

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait