Meski Ngotot Tolak Bayar, Pemerintah Tetap Buru Utang Anak Soeharto

Meski Ngotot Tolak Bayar, Pemerintah Tetap Buru Utang Anak Soeharto

Bambang Trihatmodjo (Foto: detik.com)

BUKAMATA.CO, JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tegaskan utang Bambang Trihatmodjo akan terus ditagih meski kuasa hukumnya menolak penagihan tersebut. Demikian disampaikan Dirjen Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kemenkeu Rionald Silaban, dikutip dari cnnindonesia.com, Jumat (16/7/2021).

"Pada dasarnya statusnya masih sama, yaitu pemerintah menganggap bahwa kewajiban itu masih tetap ada di yang bersangkutan," ujarnya.

Kuasa Hukum Bambang Trihatmodjo, Prisma Wardhana Sasmita yang menyatakan bahwa kliennya menolak penagihan utang penyelenggaraan SEA Games XIX 1997, lantaran yang bertanggungjawab atas piutang negara sebesar Rp60 miliar itu adalah PT Tata Insani Mukti (TIM).

"Posisinya masih sama, artinya memang tagihan pemerintah kepada yang bersangkutan masih seperti itu, walaupun saya juga melihat ada surat mereka mengajukan semacam informasi tambahan kepada KPKNL (Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang), dimana kasus itu berada," imbuhnya.

Menurutnya, negara yang harus menambal kekurangan biaya penyelenggaraan SEA Games saat itu. Sebab biaya yang semula sebesar Rp70 Miliar, dalam perjalanannya terus membengkak hingga mencapai Rp156 miliar.

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait