Repdem Sambut Baik Larangan Presiden Soal Aksi Penimbunan Vaksin

Repdem Sambut Baik Larangan Presiden Soal Aksi Penimbunan Vaksin

Ketua DPN Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem), organisasi sayap aktivis PDI Perjuangan, Rusmarnie Rusli.

BUKAMATA. CO, JAKARTA - Ketua DPN Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem), organisasi sayap aktivis PDI Perjuangan, Rusmarnie Rusli, sambut baik sikap tegas Presiden Joko Widodo yang melarang dengan tegas tindakan penimbunan vaksin, khususnya di daerah-daerah. Demikian disampaikannya melalui keterangan tertulis, Sabtu (17/7/2021). 

Rusmarnie mengatakan, Repdem telah mendapat keluhan dari daerah-daerah bahwa masyarakat ingin divaksin tetapi disebutkan belum tersedia.

"Itu masih di Jawa lho, masih banyak masyarakat susah mengakses vaksin. Bagaimana di luar Jawa? Bagaimana manajemen dari kementerian ke dinas-dinas di propinsi atau kabupaten sampai unit pelaksana kecamatan hingga desa? Kalau bisa sampai tingkat posyandu. Kalau ada yang tidak menjalan tugas harus segera kontak pimpinannya untuk ditindak. Kalau perlu pidanakan setiap orang yang menghalangi atau tidak menjalankan tugasnya untuk vaksinasi," ujarnya. 

Rusmarnie mendukung perintah Presiden agar menyegerakan vaksinasi di seluruh penjuru tanah air. Tidak boleh terjadi stok. Rusmarnie berpesan kepada masyarakat agar turut aktif untuk divaksin. 

"Kita semua ingin PPKM Darurat ini segera berakhir. Caranya kita semua harus yakin bahwa diri kita, keluarga kita, teman kita, tetangga semua telah divaksin. Dengan begitu setidaknya kita semua telah membangun imun tubuh. Mengurangi resiko terpapar atau resiko di tingkat paling membahayakan. Ini yang harus disadari kita bersama. Kalau ada oknum yang bermain-main enggan mendistribusikan vaksin, segera laporkan. Negara juga harus tegas terhadap siapapun yang menghalangi apalagi sampai terjadi timbunan vaksin," tutupnya.

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait