Tudingan JK Buzzer Bikin Kacau Dinilai Ngawur

Tudingan JK Buzzer Bikin Kacau Dinilai Ngawur

Jusuf Kalla (Foto internet)

BUKAMATA.CO, JAKARTA - Jusuf Kalla (JK) pernah menyampaikan bahwa buzzer sumber kekacauan di dalam negeri. Hal itu dibantah keras oleh Ferdinand Hutahaean. Maraknya fitnah dan penyebaran berita bohong yang ditujukan kepada pemerintah dari kelompok anti Pancasila justru yang mengacau Indonesia.

"Saya pikir begini ya, tuduhan akan keberadaan buzzer itu sebetulnya tak berdasar karena buzzer ini menurut mereka seolah-olah ada yang mengorkestra dan ada yang bayar. Disinilah letak ketidak benaran tuduhan tersebut " papar eks politisi Partai Demokrat ini kepada bukamata.co, Selasa (27/7/2021). 

Namun, kata dia, banyaknya pegiat medsos pendukung Jokowi dan pendukung pemerintah yang aktif di jagat maya semata-mata hanya untuk melawan serangan kepada kepala negara dan pemerintahan.

Karena kata dia lagi, serangan berupa fitnah maupun hoaks ini massif dan tujuannya meruntuhkan wibawa pemerintah. Dan fenomena pegiat medsos ini sepengetahuan dia tidak ada yang mengorganisir apalagi dibayar. 

"Namun saya meyakini tidak ada yang bayar mereka untuk membela dan mendukung Jokowi maupun pemerintah. Saya pribadi aktif mendukung dan membela pemerintah, saya tidak dibayar dan tidak ada yang mengomando saya atau mengorganisir saya untuk berpendapat, sama sekali tidak ada. Jadi tuduhan buzzer itu saya pikir melecehkan dan merendahkan. Itu lah mengapa saya menyangkal hal tersebut. " tukas Ferdinand.

"Tapi kalau toh saya ini dituduh sebagai buzzer ya silahkan saja, tidak masalah bagi saya karena yang saya lakukan murni untuk menjaga Indonesia, merawat Pancasila, itu lah nasionalisme yang saya pegang karena saya tidak mau negara ini dirusak dihancurkan oleh siapapun apalagi sembunyi dibalik identitas tertentu " tegasnya lagi.

Dia kembali menegaskan bahwa dirinya tak segan-segan akan melawan orang-orang yang ingin merusak Pancasila dengan perilaku intoleran, radikal dan ekstrim.

"Saya akan melawan siapapun yang berniat membawa taliban ke negeri yang berbudaya luhur dan ber Pancasila ini. Itu yang saya yakini dan itu saya lakukan secara mandiri. Saya mau disebut buzzer karena itu? Silahkan, saya akan tetap melawan untuk menjaga bangsa ini " tutup dia.  

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait