Resnarkoba Polres Kampar Ringkus Dua Pengedar Sabu di Tapung

Resnarkoba Polres Kampar Ringkus Dua Pengedar Sabu di Tapung

DW Alias PU (Lk 34) dan RH alias RA diamankan Sat Resnakoba Polres Kampar.

BUKAMATA.CO, KAMPAR - Sat Resnakoba Polres Kampar ringkus dua pengedar sabu pada dua lokasi di wilayah Kecamatan Tapung, Kampar, Rabu malam (1/9/2021). 

Kapolres Kampar AKBP Rido Purba melalui Kasatres Narkoba AKP Daren Maysar, Jumat (3/9/2021) menyampaikan, kedua pelaku adalah DW Alias PU (Lk 34) warga Desa Danau Lancang, Kecamatan Tapung Hulu, dan RH alias RA asal Tembilahan.

"Penangkapan pertama terhadap tersangka DW Alias PU (Lk 34) warga Desa Danau Lancang, Kecamatan Tapung Hulu. DW ditangkap pada Rabu malam (1/9/2021) sekira pukul 19.00 wib, saat berada di depan warung barang harian di Desa Petapahan Jaya, Kecamatan Tapung," ujarnya.

Dari DW, ditemukan barang bukti berupa satu paket narkotika jenis sabu terbungkus plastik bening seberat 6.77 Gram, serta sejumlah barang bukti lainnya terkait kasus ini.

"Saat diinterogasi petugas, tersangka DW mengatakan bahwa narkotika tersebut didapat dari temannya, seorang wanita inisial RH alias RA asal Tembilahan. Tim langsung melakukan pengembangan dan menyelidiki keberadaan RH tersebut," paparnya.

Lewat tengah malam, tim mendapat informasi tentang keberadaan RH di sebuah salon yang berlokasi di Pasar Minggu Tapung. Pada Kamis dinihari, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Kampar didampingi aparat desa setempat melakukan penggrebekan di sebuah Salon di Pasar Minggu wilayah Tapung.

"Petugas mendapati tersangka RH sedang membuang alat hisap sabu di dalam kamar mandi dan langsung mengamankannya. Selanjutnya dilakukan penggeledahan dalam kamar RH dan ditemukan 1 paket narkotika jenis sabu terbungkus plastik klip bening," imbuhnya.

Saat diinterogasi, RH menerangkan narkotika tersebut didapat dari R (DPO). Tim lalu mencoba menghubungi R namun nomor ponselnya sudah tidak aktif. RH juga mengaku tidak mengetahui tempat tinggal R. 

"Dari hasil pengecekan urine tersangka hasilnya positif Methamphetamine. Kini tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mapolres Kampar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, pelaku akan dijerat dengan pasal 114 (2) junto pasal 112 (2) Undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman penjara paling singkat selama 6 tahun dan paling lama 20 tahun," jelasnya.

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait