Ditresnarkoba Polda Sumsel Berhasil Menangkap 17 Pelaku Narkoba di Wilayah Sumsel Selama September 2021

Ditresnarkoba Polda Sumsel Berhasil Menangkap 17 Pelaku Narkoba di Wilayah Sumsel Selama September 2021

Press release pengungkapan kasus Narkoba Polda Sumsel di halaman Ditresnarkoba Polda Sumsel, Kamis (23/9/2021).

BUKAMATA.CO, PALEMBANG - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Selatan (Sumsel) berhasil menangkap 17 pelaku tindak kejahatan narkoba di wilayah Sumsel selama September 2021 ini. Hal ini dijelaskan oleh Direktur Ditresnarkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Heri Istu Hariono dengan 14 laporan polisi dengan mengamankan tersangka sebanyak 17 orang yang terdiri dari 16 laki-laki dan satu perempuan.

"Dari tangan para pelaku ini kita berhasil mengamankan barang bukti berupa 2,3 Kilogram (Kg) sabu, 2.168 butir ekstasi dan 55,66 gram serbuk ekstasi," ujarnya di sela-sela press release di halaman Ditresnarkoba Polda Sumsel, Kamis (23/9/2021).

Dirinya menjelaskan, bahwa dari hasil ungkap kasus yang dilakukan ini pihaknya berhasil menyelamatkan 18.462 jiwa. 

"Kita harapkan akan terus melakukan pengungkapan kasus yang kita prediksikan akan menyelamatkan lebih banyak lagi masyarakat dari jeratan barang haram ini," katanya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi melalui Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Sumsel, AKBP Iralinsah SH menambahkan, bahwa para pelaku di jerat primer pasal 114 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) subseder pasal 112 ayat (2) Jo pasl 132 ayat (2), 127 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Dari pelaku yang berhasil diamankan anggota Ditresnarkoba Polda Sumsel ada enam Tempat Kejadian Perkara (TKP) yakni di Palembang, Kabupaten Muara Enim, Kabupaten Musi Banyuasin, Kabupaten OKU Timur, Kabupaten OKI dan Kabupaten OI.

"Dari pasal yang di jerat itu para tersangka ini kita ancam dengan hukuman penjara paling singkat 20 tahun dan paling lama seumur hidup atau penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun, seumur hidup ataupun pidana mati," tutupnya. (Nanda)

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait