Polda Riau Tangkap 9 Pelaku yang Dalangi 97 Penjambretan di Pekanbaru

Polda Riau Tangkap 9 Pelaku yang Dalangi 97 Penjambretan di Pekanbaru

Wakapolda Riau Brigjen Tabana Bangun saat memberikan keterangan pers terkait penangkapan delapan tersangka jambret, Rabu (10/11/2021).

BUKAMATA.CO, PEKANBARU - Subdirektorat III Reserse Kriminal Umum Polda Riau meringkus delapan pelaku jambret dan satu penadah barang hasil kejahatan. Wakapolda Riau Brigjen Tabana Bangun dalam jumpa persnya, Rabu pagi (10/11/2021) mengatakan, penangkapan ini terdiri dari tiga kelompok yang melibatkan sembilan tersangka.

"Kelompok pertama masing-masing berinisial OJS (21), FI (21), TM (18), KP (16) dan penadah berinisial PU (23). Dua orang berperan menjambret dan dua lagi mengawasi," paparnya.

Brigjen Tabana menambahkan, kelompok ini terbilang profesional dan sudah merencanakan dengan matang sebelum melancarkan aksinya. Pada penangkapan tersebut, Polisi menyita sejumlah barang bukti, berupa sepeda motor dan handphone. Barang hasil menjambret diketahui dijual kepada PU yang turut ditangkap atas dugaan sebagai penadah.

"Mereka merencanakan dengan baik, punya strategi dan ada polanya. Tujuannya agar perbuatan mereka berhasil. Keempat orang ini sudah banyak melakukan jambret, baik secara berkelompok atau terpisah," imbuhnya.

Komplotan kedua melibatkan dua tersangka, diantaranya TA (20) dan Yo (18). Tim menyita sejumlah ponsel hasil kejahatan dan sepeda motor.  Komplotan ketiga terdiri dari HH (19) dan AP (29). 

Direktur Reskrimum Polda Riau Kombes Teddy Ristiawan menjelaskan, penjambretan dilakukan delapan tersangka dengan dalih kebutuhan ekonomi. Mereka menjual dengan harga murah handphone hasil jambretan itu kepada penadah, lalu menggunakan uang itu untuk berfoya-foya. 

"Dipakai untuk foya-foya. Mereka masih remaja, buat jajan. Jualnya langsung ke tangan penadah, yang sudah langganan mereka," tegasnya.

Para pelaku  terlibat total 97 kali penjambretan terhitung sejak Oktober hingga November 2021 di Kota Pekanbaru.

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait