Pria Diduga Pengedar Sabu di Sungai Rotan Diamankan Polda Sumsel dengan Dua Senjata Api Rakitan

Pria Diduga Pengedar Sabu di Sungai Rotan Diamankan Polda Sumsel dengan Dua Senjata Api Rakitan

Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan (Sumsel) saat memberikan keterangan pada wartawan, Rabu (17/11/2021).

BUKAMATA.CO, PALEMBANG - Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan (Sumsel) amankan dua Pucuk Senpira Jenis Laras Panjang dan Laras Pendek (Revolver) dari tersangka berinisial JI alias Jhoni (43) dan Sts (31). 

Selain mengamankan Senpira, Tim Opsnal unit 2 Subdit III pimpinan Iptu  Tedi Bharata juga mengamankan Narkoba jenis sabu dari tersangka JI di rumahnya di Desa Sukarami, Kelurahan Sukarami, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim. Hal ini disampaikan Kasubdit III Jatanras Kompol Cs Panjaitan kepada wartawan, Rabu (17/11/2021).

"Hari ini kita mengamankan tersangka JI alias Jhoni, dari tersangka kita mendapatkan senpi rakitan laras pendek (revolver) di rumahnya. Selain itu juga ditemukan sabu-sabu, saat melakukan penggeledahan, di dalam rumah tersangka," ujar mantan Wakapolres Oku.

Ia menambahkan, tersangka JI diduga juga merupakan bandar sabu di wilayah Sungai Rotan. Hal ini dibuktikan dengan barang bukti narkoba dan peralatan yang ditemukan.
 
Setelah dilakukan pengembangan, tersangka JI juga memiliki satu pucuk senpi rakitan laras panjang yang sudah dimodifikasi. Senpi rakitan laras panjang tersebut disimpan di rumah Sts (31), di Desa Sukarami, Kelurahan Sukarami, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim. 

"Tersangka Sts ini diupah dengan sabu agar mau menyimpan senpi laras panjang milik tersangka JI. Penangkapan ini dalam rangka operasi Cipta kondisi menjelang pergantian tahun 2021," terangnya.

Dari penangkapan tersebut juga diamankan satu buah magazine, 22 butir amunisi kaliber 5,56 mm, 4 butir amunisi kaliber 9 mm, 3 butir amunisi kaliber 7,62 mm, 2 butir amunisi kaliber 7,42 mm dan satu buah tas selempang.

"Kedua tersangka akan  dijerat dengan Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat, Nomor 12 Tahun 1951, dengan ancaman hukuman 12 tahun," tegasnya.

Untuk barang bukti 5 bungkus sabu-sabu seberat 3,85 gram, dua alat hisap jenis bong sudah dirakit, 8 (delapan) pcs kantong klip bening plastik,1(satu) timbangan digital, Subdit III Jatanras akan berkoordinasi dengan Ditres Narkoba Polda Sumsel. (Nanda)

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait