4 Anggota Geng Motor Pekanbaru Pengeroyok Mahasiswa Viral di Medsos Dibekuk Polisi

4 Anggota Geng Motor Pekanbaru Pengeroyok Mahasiswa Viral di Medsos Dibekuk Polisi

Pejabat Polresta Pekanbaru dipimpin oleh Plh Kapolresta Kombes Pol A Simamora saat pengungkapan penangkapan pengeroyokan geng motor

BUKAMATA.CO, PEKANBARU -  Tim Gabungan terdiri atas Resmob Jatanras Polda Riau, Resmob Jembalang Satuan Reskrim Polresta Pekanbaru dan Tim Opsnal Polsek Bukit Raya menangkap komplotan geng motor pelaku pengeroyokan dua mahasiswa di Riau yang sempat viral di Media Sosial (Medsos). Penangkapan yang dilakukan tim gabungan itu pada, Sabtu, 25. Juni. 2022. sekira pukul 03.00 Wib.

Kasus pengeroyokan ini sebelumnya sudah dilaporkan oleh korban di Kepolisian Sektor Bukit Raya sesuai  LP / B / 683 / VI / 2022 / SPKT / POLSEK BUKIT RAYA / POLRESTA PEKANBARU / POLDA RIAU, Tanggal 22 Juni 2022.

Kedua korbannnya masing-masing Irvan Azari seorang mahasiswa, asal Rokan Hulu dan Bayu Dwi Andika juga mahasiswa asal Kabupaten Pelalawan.

Pengeroyokan itu terjadi pada, Minggu, 19, Juni, 2022, sekitar pukul. 03.10 Wib di Jalan K.H Nasution tepatnya di depan Halte Aur Kuning Kelurahan Air Dingin Kecamatan Bukit Raya Kota Pekanbaru.

Berdasarkan data dari kepolisian kronologis kejadian itu berawal pada Minggu, 19 Juni 2022, sekira pukul 03.10 Wib, ketika korban melewati jalan Kaharudin Nasution tepat di depan halte Aur Kuning. 

Ketika itu, datang pelaku lebih kurang 10 sepeda motor dan salah satunya memukul korban dengan menggunakan doublestik. Dan pelaku lainnya menendang teman korban. Akibat dari kejadian tersebut korban mengalami luka pada kepala berdarah dan di jahit. Selanjutnya korban membuat laporan di Polsek Bukit Raya.

Pelakunya berdasarkan data kepolisian masing-masing berinisial RNL alias Oo, masih berusia 17 warga Jalan Muhajirin. Kemudian GF alias Fadil berusia 19 tahun. Selanjutnya FI alias Lebong, 18 tahun, warga Jalan. Muhajirin. Ris alias Tole, 18 tahun, warga Jalan Cipta Karya Kecamatan Tampan.

Saat ditangkap, polisi menyita Barang Bukti satu unit sepeda motor Honda Beat warna putih dan satu lembar spanduk TKS atau singkatan Tongkrongan Kedai Seduduk. Dan barang bukti lainnya berupa satu potongan besi stainless steel, dua potongan kayu.

Para pelaku ini akan dikenakan pasal asal 170 atau Pasal 351 Jo. Pasal 55 KUHP.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Priabudi, saat dikonfirmasi tidak menampik penangkapan tersebut, perwira melati tiga dipundaknya itu menyarankan untuk melakukan konfirmasi ke Kasat Reskrim, Kompol Andri Setiawan.

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait