Legislator Kecewa Guru Cabul Cuma Dikasih Sanksi Pindah Tugas

Legislator Kecewa Guru Cabul Cuma Dikasih Sanksi Pindah Tugas

Luluk Nur Hamidah Anggota Badan Legislasi DPR RI

BUKAMATA.CO, JAKARTA - M, guru pelaku pencabulan terhadap 8 siswi di Sekolah Dasar (SD) di Kota Kediri, Provinsi Jawa Timur cuma disanksi hanya sebatas pemindahan tugas. Meskipun hal itu adalah kewenangan pihak sekolah, namun kasus pidananya tak boleh berhenti hanya sampai dengan pindah tempat mengajar dan kata damai.

Merespon hal itu, Luluk Nur Hamidah, anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI kecewa. “Memindahkan guru tersebut ke sekolah lain tanpa proses hukum justru akan menjadi teror di tempat yang baru dan ada kemungkinan memakan korban baru karena tidak adanya tindakan hukum yang membuat jera pelaku,” kata Luluk dalam keterangan pers, Kamis (21/7/2022)

Menurut politisi PKB , citra pelaku yang dianggap baik selama ini tidak bisa menjadi alasan perbuatannya lantas dimaklumi. Sekalipun pelaku akan pensiun sebentar lagi, ia menilai kasus hukumnya harus tetap berjalan. “Normalisasi kekerasan seksual harus diakhiri! Pelaku kekerasan seksual bisa siapa saja, termasuk sosok yang dihormati atau dianggap baik seperti guru di Kediri ini,” tegas Luluk.

Luluk menyayangkan sosok oknum guru yang dianggap baik justru digunakan untuk memanipulasi, membohongi, dan mengeksploitasi murid-muridnya secara seksual. Hal tersebut merupakan tindakan yang tidak dapat dimaafkan. Maka, sambung Luluk, DPR berharap setiap sekolah dan seluruh tenaga pendidik mawas terhadap adanya kekerasan seksual yang melibatkan oknum guru sebagai pelakunya.

“Apalagi, kasus kekerasan seksual dilakukan di dalam lingkungan sekolah. Sesuai dengan temuan Komnas Perempuan, lembaga pendidikan menempati urutan teratas dalam semua kasus kekerasan seksual. Dan kita tidak menginginkan ini terus terjadi. Pihak sekolah harus mengantisipasi dan melakukan langkah tegas,” pungkas legislator daerah pemilihan (dapil) Jawa Tengah IV itu.

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait