Aktifis Tunas 98 Berharap Penjabat Gubernur DKI Harus Bisa Meredupkan Polarisasi 

Aktifis Tunas 98 Berharap Penjabat Gubernur DKI Harus Bisa Meredupkan Polarisasi 

Ilustrasi (Foto internet)

BUKAMATA.CO, JAKARTA - Dampak dari Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta ternyata masih menyisakan polarisasi yang terus memancar jelang ditunjuknnya Penjabat (Pj) Gubernur pengganti Anies Baswedan.

Karena dari nama yang muncul ke publik di antaranya Heru Budi Hartono atau pun Marullah Matalli cenderung mengembalikan memori publik pada kondisi Pilkada DKI 2017, dimana keduanya dianggap sebagai representasi pendukung Ahok ataupun Anies.

Adalah Feko, Ketua Tunas 98, dia menyatakan dinamika yang terjadi mendekati penunjukan Pj Gubenur DKI Jakarta tentunya hal yang tidak baik-baik saja.

Dan tentunya hal ini mengundang perhatian dan kekhawatiran, karena apabila Pj Gubernur DKI terpilih bukannya meredupkan malah memperparah polarisasi tentunya dikhawatirkan iklim politik semakin berat bahkan tidak kondusif.

"Mendagri Tito Karnavian, harus memberikan pertimbangan dan masukan yang komprehensif pada Presiden Joko Widodo (Jokowi) ihwal pengganti Anies Baswedan. Mengingat kepiawaian Pj Gubernur DKI sangat menentukan iklim politik di Jakarta secara khusus dan jelang tahun politik Nasional 2024 " kata dia kepada bukamata.co, Minggu, (25/9/2022).

Dia berharap semoga saja dengan terpilihnya Pj Gubernur DKI Jakarta nantinya selalu menjaga harmonisasi dan kenyamanan di Jakarta.

"Saya yakin sosok Bahtiar bukan hanya mampu membawa Jakarta tetap tumbuh dan harmonis, namun juga sosok yang sesuai dengan visi dan misi Mr Presiden " tutup Feko.

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait