Pejabat Pemprov Riau Kompak Bungkam Digugat PT Sultana Anugrah Soal Pengadaan Payung Elektrik Senilai Rp 42,9 M

Pejabat Pemprov Riau Kompak Bungkam Digugat PT Sultana Anugrah Soal Pengadaan Payung Elektrik Senilai Rp 42,9 M

Ilustrasi (Foto internet)

BUKAMATA.CO, PEKANBARU - Muhammad Arief Setiawan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP), dan Rahmad Ramadiyanto, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Riau bungkam soal gugatan yang diajukan oleh PT Sultana Anugrah.

Kedua orang tersebut digugat PT Sultana Anugrah karena dinilai pihak yang bertanggung jawab terkait proses pengadaan proyek pengembangan kawasan Masjid Raya Annur Provinsi Riau berupa payung eletrik dengan nilai pagu anggaran Rp 42,9 miliar.

Gugatan PT Sultana Anugrah didaftarkan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Pekanbaru, dengan nomor register perkara: 50/G/2022/PTUN.PBR.

PT Sultana Anugrah menggugat Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setdaprov Riau sebagai tergugat I.

Dan Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau tergugat II.

PT Sultana Anugrah dalam permohonannya meminta majelis hakim menangguhkan serta menunda atau menghentikan proyek pengembangan kawasan Masjid Raya Annur Provinsi Riau berdasarkan hasil pemilihan nomor : 20068039/BAHP/Pokja.48/Dis.PUPRPKPP/T/VII/2022 tanggal 1 Juli 2022, sebelum adanya putusan pengadilan.

SF Hariyanto, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekadprov) Riau ketika dimintai tanggapan terkait gugatan oleh PT Sultana Anugrah tersebut mengarahkan kepada dinas terkait, dalam hal ini Dinas PUPR PKPP dan Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setdaprov Riau.

"Silahkan ke Dinas " tulis SF Hariyanto melalui pesan daring dari gawainya kepada bukamata.co, Minggu malam (25/9/2022).

Hingga berita ini dilansir, Muhammad Arief Setiawan dan Rahmad Ramadiyanto belum memberikan jawaban resmi. Upaya konfirmasi sudah dilakukan melalui pesan daring ke nomor telepon genggam kedua pejabat Pemprov Riau itu sejak Minggu (25/9/2022).

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait