Ketua PAN Meranti Bilang Penangkapan Pengedar Narkoba di Luar Kantor Parpolnya, Simak Penjelasannya

Ketua PAN Meranti Bilang Penangkapan Pengedar Narkoba di Luar Kantor Parpolnya, Simak Penjelasannya

Fauzi Hasan, Ketua DPD PAN Kepulauan Meranti (Foto jawapos.com)

BUKAMATA.CO, PEKANBARU - Fauzi Hasan, Ketua Dewan Pimpinan Daerah, Partai Amanat Nasional (DPD-PAN) Kepulauan Meranti mengatakan bahwa penangkapan diduga pelaku pengedar narkotika jenis sabu pada, Minggu, (6/11/2022) sekira pukul 01.00 WIB bukan di dalam kantor parpol yang dia pimpin.

"Sepanjang kita ketahui penangkapan di luar kantor PAN dan bukan pengurus PAN, kantor PAN terbuka buat warga Meranti yang belum bisa pulang ke kampungnya karena kuliah, urusan atau sejenisnya itulah yang bisa PAN bantu meringankan beban biaya penginapan " kata dia menjawab bukamata.co, Selasa (8/11/2022) terkait penangkapan 5 pengedar narkotika pada Minggu kemarin.

Namun saat ditanyakan kembali bahwa berdasarkan keterangan dari kepolisian bahwa satu orang laki-laki berinisial MZ berhasil diamankan di luar Ruko. Namun, satu orang lagi berinisial AM menutup pintu Ruko kantor Parpol tersebut saat hendak ditangkap.

Bahkan petugas Satres Narkoba Polres Meranti berupaya masuk ke dalam Ruko kantor Parpol tersebut didampingi Ketua RT setempat.

Masih berdasarkan keterangan Polres Meranti, setelah berhasil masuk, dilakukan penggeledahan. Polisi menemukan 8 paket narkotika jenis sabu di dalam Ruko kantor Parpol tersebut.

Pelaku lalu diinterogasi dan mengaku bahwa barang bukti tersebut milik MZ yang dibeli oleh NG dan HS.

"Maaf kurang tahu perihal itu, konfirmasi aja sama pihak terkait ya " ujar dia saat diberikan keterangan penangkapan dari Polres Meranti tersebut.

Fauzi Hasan mengaku bahwa saat dilakukan penangkapan tersebut dirinya tidak tahu. "Perihal ini nggak tahu awak (saya) kebetulan awak (saya) di Pku (Pekanbaru) " kata dia.

Soal 5 orang yang ditangkap itu juga, Fauzi mengaku bahwa kurang kenal namun dia tahu para terduga pelaku pengedar narkotika tersebut.

Fauzi juga tidak membantah bahwa terduga pelaku pengedar narkoba itu sering main ke kantor PAN Kepulauan Meranti. "Sering main, kita kurang tahu maklumlah kegiatan kita banyak di Dapil konstituen kita " ungkap dia.

Baca Juga : Polisi Meranti Bekuk Pengedar Narkoba Berawal di Kantor Parpol PAN 

Sebelumnya  Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Kepulauan Meranti, pada, Minggu (6/11/2022). Ada 5 orang yang diduga melakukan tindak pidana narkotika jenis sabu-sabu.

"Para pelaku yang berhasil diringkus tersebut, yakni pria berinisial MZ 33 tahun, warga Tanjung Bakau, Kecamatan Rangsang, AM 31 tahun laki-laki, warga Selatpanjang Desa Banglas Kecamatan Tebingtinggi. Kemudian HS 32 tahun, laki-laki, warga Desa Alahair Timur, Kecamatan Tebingtinggi dan NG 35 tahun, perempuan, warga Kelurahan Selatpanjang Timur, Kecamatan Tebingtinggi, serta ZU 37 tahun, perempuan, warga Dusun IV Suku Beno Kelurahan Mangga Kecamatan Stabat " beber Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Andi Yul LTG, melalui Kasat Resnarkoba AKP Sahrudin Pangaribuan SH, Selasa (8/11/2022) pagi.

Diungkap lebih jauh AKP Sahrudin, penangkapan para terduga pelaku ini dilakukan di tiga TKP yang berbeda di Kecamatan Tebingtinggi.

TKP pertama, di dalam Ruko, salah satu kantor partai politik, di Desa Alahair Timur. Belakangan berdasarkan informasi di lapangan bahwa kantor parpol tersebut adalah Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Kepulauan Meranti.

Kemudian TKP kedua yakni di sebuah Kedai Kopi di Jalan Alahair, dan TKP ketiga di dalam rumah Jalan Rumbia Kelurahan  Selatpanjang Kota.

"Penangkapan, pada Ahad (6/11/2022) sekira pukul 01.00 WIB, di TKP pertama berdasarkan hasil penyelidikan diketahui di dalam sebuah Ruko (kantor salah satu partai politik, Jalan Alahair sering menjadi tempat transaksi dan pengguna narkotika jenis shabu, tim melakukan penyelidikan selama dua jam" ungkap AKP Sahrudin Pangaribuan SH. 

Saat itu ditemukan dua orang dengan gerak-gerik mencurigakan keluar masuk kantor parpol tersebut.

Mengetahui hal itu, kemudian petugas melakukan upaya penangkapan. Satu orang laki-laki berinisial MZ berhasil diamankan di luar Ruko. Namun, satu orang lagi berinisial AM menutup pintu Ruko saat hendak ditangkap.

"Tim berupaya masuk ke dalam Ruko didampingi RT setempat. Setelah berhasil masuk, dilakukan penggeledahan. Polisi menemukan 8 paket narkotika jenis shabu di dalam Ruko tersebut " terang AKP Sahrudin.

Pelaku lalu diinterogasi dan mengaku bahwa barang bukti tersebut milik MZ yang dibeli oleh NG dan HS.

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait