Gudang Penampungan BBM ilegal Milik TNI Aktif Digrebrek Polisi

Gudang Penampungan BBM ilegal Milik TNI Aktif Digrebrek Polisi

Ditreskrimsus Polda Sumsel saat melakukan penggrebekan gudang penampungan BBM Subsidi jenis solar di di Desa Talang Buluh, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin.

BUKAMATA.CO, PALEMBANG - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Selatan menggrebek gudang penampungan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar.

Hal itu berawal dari informasi dari masyarakat mengenai penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi, Polda Sumsel langsung melakukan penyelidikan ke gudang penampungan BBM ilegal di Desa Talang Buluh, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin.

Dalam penyelidikan petugas mengamankan pemilik gudang berinisial HS (42) dengan barang bukti satu unit mobil Mitsubishi Canter warna kuning bermuatan tangki berbentuk petak besi dan berisi minyak solar sulingan sejumlah 9.800 liter, kemudian satu buah baby tank berisi minyak solar sulingan sejumlah 800 liter dan 8 buah baby tank dalam keadaan kosong.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol A Rachmad Wibowo SIK melalui Kabid Humas, Kombes Pol Supriadi mengatakan, bahwa pengungkapan ini tidak lepas peran masyarakat yang memberikan informasi mengenai hal itu.

“Saat anggota kita mendatangi gudang penampungan BBM bersubsidi tersebut, sudah terlebih dahulu anggota Polsek Talang Kelapa mendatangi TKP. Sehingga tim gabungan kita dan Polsek Talang Kelapa berhasil mengamankan pelaku dan beberapa barang bukti,” ujarnya, Rabu (16/11).

Dirinya menjelaskan, bahwa untuk langkah selanjutnya anggotanya akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap pelaku sebagai pemilik.

“Selain itu kita juga memberikan arahan kepada penyidik Polsek Talang Kelapa, agar segera untuk berkoordinasi dengan Pihak Polisi Militer (PM) atau Ankum Kodim Banyuasin dikarenakan pemilik BBM dan lokasi adalah personil TNI aktif,” jelasnya.

Atas ulahnya pelaku terkena Tindak Pidana Migas berupa penyalahgunaan bahan bakar minyak yang disubsidi oleh pemerintah sebagaimana di maksud dalam pasal 55 UU nomor 22 Thn 2001 tentang Migas yang telah dirubah dalam pasal 40 angka 9 Undang-undang nomor 11 Thn 2020 tentang Cipta Kerja.

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait