Tim Tabur Kejagung Tangkap ASN Buronan Penggelapan Gaji

Tim Tabur Kejagung Tangkap ASN Buronan Penggelapan Gaji

Tim Tabur Kejaksaan saat menangkap EW dirumahnya Jalan Perintis Kemerdekaan, No 156, Padang Matinggi, Padang Sidempuan, Sumatera Utara.

BUKAMATA.CO, PADANGSIDEMPUAN - Dr Ketut Sumedana, Kapuspen Kejagung RI mengungkapan bahwa Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan berhasil menangkap tersangka inisial EW SE kasus dugaan tindak pidana korupsi perkara penggelapan gaji dan Tambahan Perbaikan Penghasilan (TPP) bulan Januari hingga Maret 2016 serta Januari 2017 terhadap dua puluh orang ASN/PNS pada Kantor Kecamatan Lalan Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

EW ditangkap pada, Rabu, 16, November, 2022, sekitar pukul 20:10 WIB di Jalan Perintis Kemerdekaan, No 156, Padang Matinggi, Padang Sidempuan, Sumatera Utara.

Penangkapan tersebut gabungan dari Tim Tabur Kejaksaan Agung bersama Tim Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Tim Kejaksaan Negeri Musi Banyuasin, dan Tim Kejaksaan Negeri Padang Sidempuan.

"Identitas Tersangka yang diamankan, EW, S.E. bin M, usia 42 tahun, laki-laki alamat, Jalan Kolonel Wahid Udin, Kelurahan Serasan Jaya, Kecamatan Sekayu, Musi Banyuasin dia seorang Aparatur Sipil Negera (ASN) " ungkap Dr Ketut  Sumedana. Kamis (17/11/2022).

EW ini kata Dr Ketut, menggelapkan seluruh gaji dan TPP pegawai Kantor Camat Lalan sebesar Rp. 264.254.000.

EW, S.E. bin M ini ungkap Ketut lagi, diamankan karena ketika dipanggil sebagai Tersangka, yang bersangkutan tidak datang memenuhi panggilan sebanyak tiga kali secara patut, dan oleh karenanya EW, S.E. bin M dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Selanjutnya, Tim segera melakukan pemantauan yang intensif dan saat dipastikan keberadaan Tersangka, Tim langsung bergerak cepat untuk melakukan pengamanan. Setelah berhasil diamankan, Tersangka EW, S.E. bin M segera dibawa menuju Kejaksaan Negeri Musi Banyuasin guna dilakukan proses penyelesaian penanganan perkara " terang Ketut.

Melalui program Tabur Kejaksaan tukas Ketut, Jaksa Agung meminta jajarannya untuk memonitor dan segera menangkap buronan yang masih berkeliaran untuk dilakukan eksekusi untuk kepastian hukum.

"Jaksa Agung mengimbau kepada seluruh Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggung-jawabkan perbuatannya karena tidak ada tempat yang aman bagi para buronan " tukas Dr Ketut.

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait