Dua Keterangan Berbeda Anak Buah Syamsuar, Soal Penganggaran Riau Expo 2022

Dua Keterangan Berbeda Anak Buah Syamsuar, Soal Penganggaran Riau Expo 2022

Samsyuar bersama Forkompinda Riau saat pembukaan Riau Expo di Purna MTQ Pekanbaru

BUKAMATA.CO, PEKANBARU - Riau Expo tahun 2022 yang saat ini sedang berlangsung di Purna MTQ, di Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru apakah menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2022 atau tidak untuk mengadakan acara tersebut, ada keterangan berbeda dari pejabat Pemerintah Provinsi Riau. 

Pertama dari Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Riau, Erisman Yahya, dia bilang bahwa kegiatan tersebut tidak menggunakan APBD-P Riau, justru kata dia mendapat pemasukan PAD dari kegiatan Riau Expo.

"Ini tidak pakai APBD, ini di handle pihak ketiga, melalui Beauty contest. Justru kita dapat pemasukan PAD dari kegiatan Riau Expo ini " kata dia kepada bukamata.co, Senin, 22, November, 2022, melalui pesan dari gawainya.

Dia juga menjelaskan bahwa pesertanya selain Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintahan Provinsi Riau juga ikut pihak swasta terutama pelaku UMKM.

"Target tentu untuk mempublis potensi dan keunggulan Riau. Untuk info lebih detil bisa konfirmasi ke Kadis PMPTSP Pak Helmi " terang dia.

Namun Erisman tidak menjawab saat ditanyakan berapa total anggaran kegiatan Riau Expo tersebut. Menurut dia, OPD sektor paling depan dalam kegiatan tersebut adalah Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Riau.

Karena menurut dia dirinya bukan tidak mengetahui namun kata dia lagi DPMPTSP Riau lah yang lebih mengetahui.

"Bukan nggak tahu, kan sudah kami infokan, hanya untuk lebih detil, bisa di konfirmasi langsung ke Dinas yang jadi leading sektor, yakni DPMPTSP " kata dia lagi.

Helmi D, Kepala DPMPTSP Provinsi Riau mengatakan bahwa untuk pelaksanaan kegiatan Riau Expo itu menggunakan anggaran masing-masing Pemerintah Kabupaten dan OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau.

"Anggaran masing-masing Pemkab dan masing-masing OPD " jawab Helmi kepada bukamata.co, pada, Senin (22/11/2022).

Helmi juga menjelaskan target awal Riau Expo itu telah tercapai karena dapat bantuan UMKM oleh Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebanyak 526 UMKM dengam nilai 25 M 617 juta.

Menurut Helmi peserta yang mengikuti Riau Expo itu 170 both atau stand, baik  pelaku usaha, BUMN, BUMD, Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan kota. "Anggaran masing-masing Pemkab, dan masing-masing OPD " tutup dia.

Komentar Via Facebook :

Berita Terkait