Wahida : Audit BPJS Sebelum Dibubarkan

BUKAMATA.CO, JAKARTA – Organisasi Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI) kembali melakukan aksi demonstrasi untuk mendesak agar pemerintah segera membubarkan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Pemerintah didesak untuk segera membentuk Jaminan Kesehatan Rakyat Semesta (Jamkesrata) bagi seluruh rakyat Indonesia, dengan fasilitas kelas tiga.

“Hentikan liberalisasi kesehatan dan obat-obatan. Bubarkan BPJS yang telah terbukti gagal sebagai badan penyelenggara yang ditunjuk oleh negara, karena tidak sesuai lagi dengan amanat konstitusi” ungkap Wahidah Baharuddin Upa, Ketua Umum SRMI saat turun ke jalan Senin (11/11/2019) di Jakarta.

Selain itu kata Ida, panggilan akrabnya, pemerintah harus melakukan audit BPJS sebelum dibubarkan sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada pemerintah dan rakyat yang telah membayar iuran.

Loading...

“Termasuk penggunaan keuangan negara yang ikut serta dalam penyertaan modal negara sebagai upaya menutupi defisit selama kurun waktu 5 tahun terakhir” tegas dia.

SRMI tegas Ida, menawarkan kepada pemerintah untuk lebih fokus membangun infrastruktur Rumah Sakit mulai Tipe A dan B.

Untuk menekan liberalisasi obatan-obatan inin tegasnya pemerintah harus membangun usaha Farmasi Nasional.

Pemerintah juga didesak untuk menghentikan perizinan bagi Rumah Sakit termasuk klinik swasta milik asing dan pabrik obat asing untuk mendorong kedaulatan Indonesia dari liberalisasi bidang kesehatan.

Kemudian lanjut Ida, Presiden Jokowi harus segera mencabut Perpres 75/2019.

“Bentuk Jaminan Kesehatan Kesehatan Rakyat Semesta (Jamkesrata) bagi seluruh rakyat Indonesia, dengan fasilitas kelas 3” tutup Ida.

Laporan Wilson
Editor Ady Kuswanto

Loading...
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here